PT Bosowa Serius Investasi Air Bersih di Kota Dumai

23-Walikota Dumai Drs HZulkifli AS MSi foto bersama dengan pimpinan PT Bosowa Aska Mahmud, dan siap berinvestasi bidang air bersih di Kota DumaiDUMAI – Dengan mengunakan pesawat jet pribadinya, pimpinan tertinggi PT Bosowa Aksa Mahmud begitu bersemangat datang ke Kota  Dumai, Provinsi Riau.  Apalagi kalau bukan, tertarik dengan investasi air bersih. Kedatangan rombongan investor dari PT Bosowa ini juga  diikuti penangungjawab pengambangan bisnis Bosowa Corporindo  wilayah Provinsi Riau Salman Dianda Anwar, Konsultan Air Bersih Iwa dan rombongan lainnya.

Rombongan pimpinan tertinggi PT Bosowa itu langsung disambut Walikota Dumai, Drs H Zulkifli AS MSi di Media Center yang juga dihadiri beberapa kepala dinas dan kepala Badan Pemerintah Kota Dumai, Selasa (23/8). Dari pemaparan yang disampaikan Aksa Mahmud yang  juga mantan ketua MPR RI itu mengatakan, sudah sangat lama mendengar nama Dumai. Bahkan semenjak di SD dan sekali menginjak  Kota Dumai sangat tertarik untuk mengembangkan dan berinvestasi di bidang air bersih.

”Tim kita sudah melihat langsung ke lapangan dan sangat tertarik untuk pengembangan usaha air bersih dan kita juga sudah  melihat beberapa titik yang kita rasakan sangat strategis untuk  pengembembangan air bersih. Tentunya ada beberapa alternatif yang bisa dibuat bagaimana air bersih ini bisa terlaksana di Kota Dumai,” ujarnya.

23-Kedatangan Pimpinan PT Bosowa yang disambut kepala PDAM Kota Dumai dan tokoh masyarakat Dumai Wan Akhyar Abizar,Yang pasti ujar Aksa, potensi air bersih sangat besar dan memang ada beberapa kendala, baik seperti rentang jarak dan adanya kepemilikian tanah yang dimiliki oleh PT Cevron. ”Tentunya hal ini bisa dibicarakan dan dibahas dengan lebih baik lagi,” ujar Aska.

Sementara itu Walikota Dumai, Drs H Zulkifli AS MSi memaparkan beberapa hal penting tentang Kota Dumai mulai dari letak wilayah, kondisi daerah dan perkembangan investasi yang ada di  daerah ini. Begitu juga mengenai infrastruktur juga sudah dimiliki oleh Dumai, baik dari darat, laut, udara, dan lainnya. ”Apalagi Dumai akan dilintasi jalan tol sehingga jarak tempuh akan bisa lebih singkat, dan juga kereta api juga sudah akan dilaksanakan melintasi Dumai.

Sementara itu mengenai keinginan pengembangan air bersih, Pemerintah Kota Dumai sangat respon, dan tentunya banyak hal yang bisa dibuat, tentunya ada hubungan timbal balik, dan bagaimana dampak sosial khususnya air bersih yang akan dilaksanakan oleh PT Bosowa itu bisa mengalir dan dirasakan masyarakat Kota Dumai.”Tentunya tanpa mengesampingkan untuk pengembangan usaha dibidang swasata yang sangat banyak terdapat di Kota Dumai,” ujar Zul As.

Memang ada beberapa hal lain yang bisa dikembangkan di Kota Dumai ujar Zul As, seperti pelabuhan Kontainer dan pengembangan Power Plan, dan lainnya. Dan semuanya itu bisa menjanjikan prospek yang besar di Dumai.Begitu juga dengan investor sudah banyak mau masuk ke Dumai, dan dari bebera waktu belakangan ini saja sudah ada sekitar puluhan investor yang siap menanamkan modalnya di Kota Dumai. 

Namun kendalanya pada permasalahan Tata Ruang Wilayah (RTRW) daerah yang belum ditentukan oleh provinsi, sehinga terpaksa harus menunggu, papar Zul As lagi.Menurut Aska, Kota Dumai diibaratkan sebagai anak Gadis yang cantik, namun masih berada di dalam kamar, artinya semuanya sudah dimiliki oleh Dumai. Namun ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat, sehingga Dumai sebagai besic bisnis di Indonesia benar-benar bisa terujud.”Kita bisa melihatlah bagaimana air Port yang dimiliki Dumai ternyata masih  dibawah Swasta. Sebenarnya hal itu bisa dikelola oleh Pemerintah 

Daerah, hanya tinggal mendudukkan dengan beberapa menteri untuk penetapan status bandara. Dan saya siap mempertemukan Walikota dengan Wakil Presideng RI Yusuf Kala bersama beberapa menteri untuk bandara bisa dikelola oleh daerah,” ujar Aska serius. Jika semuanya bisa dikelola dengan baik tentunya Dumai akan benar-benar bisa menjadi daerah yang lebih baik dari Batam.”Saya yakin Pemerintah Pusat harus serius memperhatikan Dumai, sehingga keinginan Dumai dijadikan salah satu sentral bisnis selain Batam bisa terujud,” ujar Aksa.

Dari bincang-bincang dengan Pimpinan tertinggi PT Bosowa Aksa dengan Dumai Pos mengatakan, sangat tertarik dengan pengembangan air bersih.”Kita sangat serius, dan kita akan langsung membahas hal ini bersama tim kita. Semoga keinginan ini bisa kita ujudkan ya,” ujarnya.

Setelah melakukan diskusi, Aska Mahmud dan tim langsung mengelilingi Kota Dumai dan melihat beberapa perusahaan yang ada di Kota Dumai. Dilanjutkan dengan makan siang besama, langsung menuju bandara yang diantar oleh tokoh Kota Dumai Wan Akhyar Abizar, kepala Bappeda Kota Dumai, Marjoko, BPTPM Hendri Sanra, dan langsung menaiki jet pribadi milik Aksa Mahmud. (*/FR)

 

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *