Puluhan Guru Ikuti Pelatihan Karya Tulis

As 4BENGKALIS– Bupati Bengkalis Amril Mukminin diwaikili Plt AsistenAdministrasi Umum, H Hermanto Baran MM menjelaskan, guru yangprofesional, kepribadian, dan kompetensi sosial. Keempat kompetensiini mesti dikembangkan secara berkelanjutan demi peningkatan mutubelajar mengajar, sehingga pada akhirnya akan dihasilkan guru yangbermutu.

“Sebab, guru yang berkualitas merupakan syarat mutlak hadirnya sistemdan praktik pendidikan yang berkualitas pula. Karenanya, hampir semuanegara selalu mengembangkan kebijakan yangmendorong keberadaan guruyang berkualitas,” paparnya.

Hal itu dikatakan ketika membuka pelatihan penulisan karya tulisilmiah bagi guru se-Kabupaten Bengkalis angkatan I tahun 2016 yangditaja Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kabupaten Pembukaan kegiatan yang diikuti 40 peserta, terdiri dari SMPN se-Kecamatan Bengkalis (7), SMPN se-Bantan (4), SMPN seMandau (8),SMPN se-Pinggir (7), SMPN se-Bukit Batu (6), SMPN se-Siak Kecil (4),SMPN se-Rupat (3), SMPN Rupat Utara (1), yang dipadukan denganpembukaan pelatihan manajemen kearsipan itu, dilaksanakan di aulalantai II Badan Diklat, Jalan Kelapapati Darat, Selasa (12/4).

Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, dari 12 sampai 16 April2016 itu, menghadirkan nara sumber dari Arsip Nasional RepublikIndonesia, Majuni Susi, dan Retor Universitas Pendidikan IndonesiaBandung, Dr H. Amir Mahmud.

“Dalam rangka mendorong dan memotivasi para guru, salah satu bidangdan unsur kegiatan pada sistem angka kredit yang diterapkan adalahpengembangan profesi guru dengan membuat karya tulis ilmiah. Inidilakukan karena dengan menulis berarti guru dapat dipastikan akanbanyak membaca, banyak menyerap informasi, sehingga akan meningkatkankemampuan profesionalnya,” terangnya.Namun demikian, tidak sedikit di kalangan para guru beranggapan bahwapembuatan karya tulis ilmiah masih dirasakan sangat sulit. Salah satupenyebabnya tentu dikarenakan masih minimnya pengetahuan seputarbagaimana penulisan karya tulis ilmiah itu sendiri yang mereka miliki.

Sebagaimana pelatihan manajemen kearsipan, Hermanto juga menyambutbaik dilaksanakannya pelatihan penulisan karya ilmiah ini. Namundemikian dan agar kegiatan seperti ini lebih berdaya dan berhasil gunauntuk menumbuhkembangkan budaya menulis ilmiah di kalangan para guru,dia berharap ditindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan lain sebagaikelanjutan atau sinergitas dari pelatihan ini.

Untuk itu, kepada Badan Diklat bersama Dinas Pendidikan, Hermantoberharap agar setiap tahunnya dapat membuat kegiatan seperti lomba penulisan karya ilmiah bagi guru tingkat Kabupaten Bengkalis. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *