Ratusan Massa Blokir Jalan Menuju Kawasan Industri Lubuk Gaung. Ini Tujuh Tuntutan Massa..

demoDUMAI – Ratusan massa melakukan unjuk rasa di Jalan Wan Amir,  Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat,  Kota Dumai Riau,  Rabu (02/11). Para massa itu terdiri dari DPD KNPI Kota Dumai, Pemuda Pancasila Kota Dumai, Pekat IB Kota Dumai dan mahasiswa Kota Dumai memblokir jalan menuju kawasan Industri Lubuk Gaung.

Dimulai pada pukul 09.30 massa bergerak dari titik kumpul di Sekretariat DPD KNPI menuju persimpangan TPI,  mereka membentangkan spanduk tuntunan dan berorasi di atas kendaraan yang di blokir.

Aksi yang diberi nama Gemmpa (Gerakan Masyarakat Mahasiswa dan Pemuda)  itu menuntut peraturan jam operasional kendaraan berat, pihak terkait menindak tegas kendaraan mobil roda 6 atau lebih, pihak perusahaan dan pemerintah wajib memperhatikan kelayakan dan kepatutan operasi angukatan perusahaan, Jika terdapat kecelakaan yang yang mengakibatkan korban cacat atau meninggal bertanggung jawab sepenuhnya baik biaya pengobatan hingga biaya hidup keluarga yang ditinggalkan, perusahaan wajib memprioritaskan pekerja SDM tempatan,  penjelasan perizinan amdal,  serta pengelolan dana CSR dan PAD, serta pemerintah diminta menyelesaikan jalan lingkar Parit kitang dengan target hingga tahun 2017.

Massa Memanas

demo1demo2Saat para pengunjuk rasa memblokir jalan di persimpangan Jalan Wan Amir, situasi memanas saat massa berusaha menghentikan truk yang tengah melewati Jalan Cut Nyak Dien menuju Lubuk Gaung.

Situasi sempat ricuh terjadi dorong antara massa dengan pihak keamanan dari Polres Dumai. Bahkan beberapa massa pengunjuk rasa sempat diamankan pihak kepolisian. Tiga orang pengunjuk rasa diamankan sementara kekendaraan polisi.

Pantauan dilapangan terlihat pihak petugas dari kepolisian meminta agar sopir truck untuk melewati,  sementara massa mencoba memblokir kendaraan,  aksi saling dorongpun tak terhindar.  Akibatnya, Ketua KAMMI mengalami kekerasan dari seorang diduga oknum yang mengunakan pakaian sipil.

Aksi yang berlangsung, massa meminta pihak perusahaan dan Walikota Dumai Zulkifli As hadir dalam aksi ini, tak lama berselang situasi Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE tiba dilokasi unjuk rasa,  disusul dengan kedatangan Ketua DPRD Gusri Efendi.

Duduk Ditengah Jalan

Ratus massa yang melakukan aksi itu enggan beranjak, sebelum mendapatkan fakta kesepahaman ditanda tanggani pihak terkait.  Akhirnya, Wawako dan disusul kedatangan ketua DPRD Dumai,  mereka duduk di bawah trik matahari tengah jalan persimpangan.

Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo SE menyatakan mendukung semua tuntutan maupun aspirasi dari massa unjuk rasa.  Namun aksi tersebut dilakukan dengan aman dan kondusif.  “Apa yang terbaik,  kami siap berkomitmen apapun gerakan silahkan sampaikan aspirasi dan aksi yang di lakukan baik dan santun,  jangan anarkis,”  ujar Wawako.

Wakapolres Dumai, Kompol Ferly juga mengatakan.  “Saya akan mengawal kegiatan aksi ini,  walaupun dalam pelayanan pengamanan unjuk rasa ini terdapat pelayan.” ungkapnya. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *