Razia Hotel! Kondom Berserak dan Jimat Pemanis Ditemukan

tongDUMAI –– Aparat Kepolisian Kota Dumai terus melakukan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2016. Buktinya, pekan lalu telah menjaring 41 orang pasangan tak resmi di hotel dan wisma dalam razianya. Hasilnya, ditemukan alat kontrasepsi jenis kondom berserakan ditong sampah disalah satu hotel Jalan Sultan Syarif Kasim.

Selain itu, satu persatu kamar hotel yang diperiksa dominasi didapati pasangan satu malam tidak bisa menunjukan bukti surat nikah, tidak sedikit pula ditemui kepala keluarga yang sudah menikah sedang bermesra bersama wanita komersil yang sedang mengenakan pakaian setengah telanjang saja.

Kabag Ops Polres Dumai, Kompol Wawan SH MH mengatakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2016 itu merupakan operasi rutin bertujuan penting untuk memudahkan saat pihak kepolisian mengidentifikasi tindak kejahatan terjadinya prositusi teselubung, kehilangan orang, membuang bayi, dan perbuatan kriminalitas lainya. Wajar seluruh yang terjaring diwajibkan membuat surat pernyataan dan didata identitasnya.

Dijelaskan, Mantan Kapolsek Kandis ini operasi dilaksanakan untuk mengantisipasi swiping yang dilakukan Organisasi Masyarakat (Ormas) jelang bulan suci Ramadan. Dan sasaran dalam operasi kali ini yakni Narkotika, Miras, dan Tempat Hiburan Malam. “Dari penyisiran petugas di sejumlah hotel dan wisma sedikitnya 41 orang berhasil diamankan dan langsung digiring ke Mapolres Dumai. Dari 41 penghuni kamar hotel dan wisma yang kita amankan langsung bawa ke Mapolres untuk dilakukan pendataan,” jelas Kompol Wawan.

Seluruh yang terjaring lalu dibawa ke Mapolres untuk dilakukan data, selanjutnya juga diperiksa barang bawaan, pantauan di Mapolres Dumai, sebagian pelaku yang terjaring itu bertingkah aneh-aneh saja. Bagaimana tidak, saat polisi melakukan pemeriksaan ditemukan kondom berbagai merk dari merk Sutra, Fista, sampai berbagai rasa semangka dan mangga. Anehnya lagi saat diperiksa tidak sedikit juga ditemukan pemanis, jimat, kulit rusa, minyak pelet disimpan wanita pekerja yang terjaring di hotel.

Saat pelaku hidung belang diperkisa, ditemukan uang yang dilipat-lipat menjadi jimat, maksudnya nyimpan uang dari istri jajan diluar. Namanya juga “indehoy” habis manis sepah dibuang. Kondom dipakai sampah melayang saat polisi datang pelaku masih berpasang-pasang lagi telanjang, dilihat malu-malu lalu disuruh pakai baju selanjutnya ikut digelandang. ‘Usai buat surat pernyataan mereka berjanji, kalau ketangkap lagi kena sanksi, masih ngelakuin lagi siap-siap di jeruji polisi karena sebentar lagi masuk bulan suci. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *