Situs Candi Sintong dan Legenda Putri Hijau Pesona Wisata Kabupaten Rokan Hilir

Candi

FULLRIAU.COM  – Pemkab Rokan Hilir memberi perhatian terhadap pengembangan wisata situs candi Sintong dan Sidinginan, Kecamatan Tanah Putih. Situs ini diharapkan bisa menjadi salah satu objek wisata andalan di masa depan.


Demikian hal itu dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora) Rokan Hilir (Rohil) Jamaris, kemarin. “Situs Candi Sintong itu kita anggap sebagai aset daerah, jadi kita berharap juga sistus itu jadi objek wiasata andalan,” kata Jamaris.

Sejauh ini pihak Dispora sudah membuat komitmen dengan memberikan poselsan terhadap situs tersebut, itu tidaklah muluk, melihat keunikan Situs Candi Sitong tersebut, dengan pigmen bata yang sudah terlihat dan telah dilakukan sedikit esvacasi (penggalian, red), serta telah memiliki pagar keliling serta gerbang masuk, diyakini bisa dikembangkan.

Disalah satu bagiannya, terlihat sebuah kolam, namun kolam tersebut saat itu masih belum berisi air, dan pengakuan masyarakat setempat, kolam itu legendanya menjadi tempat Putri Hijau mandi.

Terangnya lagi dan mengisahkan, Situs Candi Sintong ini merupakan peninggalan bersejarah, dengan legenda yang diketahui masyarakat setempat, merupakan legenda Putri Hijau.


Sekitar Sungai Sintong, seorang raja setempat pernah jatuh berkuda, dan ketika itu dia melihat seorang putri mandi, putri tersebut, ternyata Putri Hijau, yang datang dari Medan kala itu.

Singkat cerita, terjadilah perkawinan, dan akhirnya dibuatlah sebuah istana yang sekarang merupakan Situs Candi Sintong tersebut, lengkap dengan kolam tempat mandi putri tersebut.

Ternyata, berbagai pihak sudah melakukan penelitian di tempat ini dan telah dilindungan dengan Undang-Undang Cagar Budaya Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya.

Berbagai penelitian telah dilakukan dan pengakuan warga setempat, sejumlah emas serta benda pusaka yang ditemukan, sudah dibawa ke Jakarta oleh pihak yang berwenang. Pemkab Rokan Hilir ternyata ingin menjadikan objek wisata ini salah satu objek wisata andalan.

Bahkan dijelaskan Jamaris, Wakil Bupati Erianda, beberapa waktu lalu saat masih menjabat Wabup langsung mengunjungi lokasi situs bersejarah tersebut. Ketika melihat, Erianda sempat terkagum-kagum, ternyata di Rohil, memiliki kekayaan budaya yang tak ternilai, hampir setara dengan Candi Muara Takus di Kampar, serta berbagai situs sejarah lainnya di Indonesia.

Pengembangan lebih lanjut, Erianda meminta, agar ada rumah penjaga situs bersejarah tersebut, bahkan, sejumlah tanah hingga penggir jalan perlu dibebaskan, sehingga pengunjung bisa dengan mudah sampai ke tempat tersebut.

Reruntuhan Candi Sintong dan Candi Sedinginan yang berada di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir merupakan peninggalan Kerajaan Rokan. Dari hasil ekskavasi tahun 1992/1993 di Candi Sintong diperkirakan candi ini dibangun pada abad 12 hingga 13 M. Periode ini merupakan masa kemunculan Kerajaan Rokan, Ghasib dan Kandis seiring dengan mundurnya kekuasaan Suwarnabhumi.

Candi Sintong dan Sedinginan tersebut memiliki pola arah hadap yang sama yaitu menghadap ke arah barat, menghadap ke aliran Sungai Rokan. Pendirian candi ini kemungkinan dihubungkan dengan adanya konsep siddayatra, perjalanan suci dari candi ke candi.  ***

Editor: Wadami

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *