SMKN 2 Dumai Buka Penerimaan Siswa Baru Jurusan Alat Berat

smkn21DUMAI– Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) Negeri 2 Dumai telah membuka Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) khusus untuk Jurusan Keahlian Teknik Alat Berat terhitung 23-26 Mei 2016 mendatang.

Informasi ini disampaikan Kepala Sekolah SMKN 2 Dumai, Juzmilita Spd MIP ketika dikomfirmasi. Ia mengatakan, penerimaan PPDB Jurusan Alat Berat, SMKN 2 Dumai menjalin kerjasama dengan PT Trakindo Utama tbk.

smkn22Setiap siswa dapat mengambil Formulir Pendaftaran, lalu diwajibkan melengkapi syarat Pendaftaran yang ditentukan. Setelah itu, siswa tersebut langsung menjalani tes tertulis minat bakat dengan sistem komputer.

Siswa yang dinyatakan lulus tes tertulis , akan kembali mengikuti tes akhir yang dilakukan oleh PT Trakindo Utama. Disinilah akan diketahui mana saja siswa yang lulus. Mengingat penerimaan Jurusan Teknik alat berat dibatasi hanya 20 Orang saja. Tes akhir akan berlangsung 30 Mei – 1 Juni 2016 mendatang.

“Walaupun ditahap pertama 100 siswa dinyatakan lulus, akan kembali diseleksi oleh PT Trakindo dengan kuota penerimaan hanya 20 Orang atau 1 Kelas saja. Dengan tujuan untuk mencari siswa yang benar-benar berkualitas. ” papar Juzmilita

Bagi siswa yang tidak lulus dipaket keahlian Teknik alat Berat jangan kecew, sebab bisa kembali mendaftarkan diri ke- 13 Jurusan Teknik lain seperti teknik konstruksi gedung, audio video, elktronik Industri, Instalasi Tenaga Listrik dan sebagainya dalam Jalur Penerimaan PPDB bersistem Online yang dibuka 27 – 29 Juni 2016 mendatang terdiri dari 5 Kategori yakni Tempatan, Reguler Kota, Luar Kota, Berprestasi dan Kurang Mampu.

”Jadi, siswa serta orangtua jangan merasa kecewa jika tidak lulus dalam penerimaan Jurusan Teknik Alat Berat sebab masih ada kesempatan di Jurusan lainnya,” saran Dosen STT itu.

Kemudian, ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada dengan keberadaan para Calo yang menjanjikan lulus diterima masuk ke SMKN 2. Hal itu tidak benar karena sekolah melakukan penerimaan secara transparan tanpa titip menitip ataupun melalui Calo. “Orangtua Jangan tergiur dengan janji-janji para Calo,” tegasnya. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *