SOAL GELPER! Tim Baresrim Bawa 29 Orang ke Jakarta

pengerebekan mabes polri (gelper) (6)DUMAI– Pasca penggerebekan dua arena permainan di Kota Dumai, Senin (15/8) kemarin, 29 orang akhirnya diamankan Tim Bareskrim Mabes Polri ke Jakarta, Selasa (16/8). Mereka diduga kuat terlibat dalam aktifitas perjudian berkedok arena permainan.

Sebelumnya, dilakukan pemeriksaan kurang lebih 3 jam, seluruh pengunjung dan pekerja di 2 lokasi arena permainan anak tersebut dikumpulkan di gedung Citra Waspada dan sebanyak 16 pengunjung dan pegawai gelper diamankan pihak kepolisian.

pengerebekan mabes polri (gelper) (4)Informasi yang dirangkum dilapangan, mereka dibawa dalam dua rombongan berbeda. Rombongan pertama berangkat melalui Bandara Pinang Kampai, Dumai. Sedangkan satu rombongan lagi berangkat lewat bandara di Pekanbaru.

Sebanyak 20 orang di antaranya merupakan pengelola arena permainan Star Zone. Sedangkan 9 orang lagi merupakan pengelola arena permainan Lucky Zone. Merupakan pemilik, kasir dan juri di arena permainan.

Pantauan saat dilakukan pengerebekan, mereka yang terjaring terlihat panik ketika Tim dari Bareskrim Mabes Polri menggerebek arena permainan. Bahkan ada yang mencoba kabur dari sergapan polisi.

Tim Bareskrim Mabes Polri bergerak cepat mengamankan dan mengelandang seluruh orang yang terlibat di dua arena permainan di Dumai. Setelah diamankan dan dibawa ke Mapolres Dumai dan langsung didata serta dimintai keterangan terkait keterlibatan mereka. Setelah mengamankan pengunjung dan pengelola, Tim Bareskrim Mabes Polri langsung menyegel kedua arena permainan.

“Dilokasi arena telah kita pasang garis polisi. Sebab kedua lokasi ditutup dan tidak bisa beroperasi selama proses penyidikan,” ujar satu personel tim Bareskrim Mabes Polri. Takhim.

Selain mengamankan para pemain dan petugas arena bermain, polisi juga mengamakan sejumlah voucher yang disediakan penggelola dan sejumlah koin yang diduga menjadi sarana dalam proses permainan di arena gelper tersebut.

Operasi penindakan itu merupakan rangkaian program 100 Hari Kapolri, Jendral Polisi Tito Karnavian di Kota Dumai. Sayangnya hingga Selasa sore, Tim Bareskrim Mabes Polri belum kunjung memberi keterangan resmi. Terkait penggerebekan kedua arena permaina di Dumai.

Sementara Pemerintah Kota Dumai dalam hal ini Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Dumai bertindak cepat. Pasca dilakukannya penggrebekan yang di dua gelanggang permainan (gelper) Star Zone dan Lucky Zone. Pemko bakal menutup dan mencabut izin gelper yang terindikasi ada perjudian didalamnnya.

”Kami sedang mendalami hasil dari penggerebekan yang dilakukan Mabes Polri di kota Dumai, hasil dari itu menjadi dasar kami melakukan evaluasi terhadap izin yang ada,” terang kepala BPTPM Kota Dumai, Hendri Sandra, Rabu (17/8) kemarin.

Dikatakannya, jika memang nantinya terbutki ada tindak pidana perjudian yang dilakukan dua gelper tersebut, maka pihaknya akan mencabut izin yang diberikan pemerintah kepada pengusaha gelper. ”Ini tidak hanya untuk dua gelper yang ada, namun semua gelper di kota Dumai akan dilakukan evaluasi terkait izin mereka,” tuturnya.

Disebutkanya, pemerintah Kota Dumai telah mengeluarkan izin untuk gelper sebanyak 14 usaha gelper. ”Para pengusaha harusnya mengikuti aturan yang telah dikeluarkan, tidak boleh ada asusila, narkoba dan termasuk perjudian,” sebutnya.

Hendri mengatakan sudah menjadi konskwuensi pihak pengusaha harus mentaati aturan yang sudah dikeluarkan. ”Jika tidak taat, resikonya izin bisa di cabut,” terangnya.(*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *