Tahun Ini, Sudah 74 Kasus DBD, 10 Meninggal Dunia

siklus-DBDPEKANBARU(DUMAIPOS.CO)- Penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di pekanbaru terus terjadi. Akibat hal itu, berdasarkan cacatan di Dinas Kesehatan Pekanbaru, sudah ada 10 pasien DBD yang meninggal dunia.

Demikian disampaikan Kepala Diskes Pekanbaru melalui Kabid Pengendalian Kesehatan Gustiyanti Selasa, (23/8) kemarin. Ia mengatakan secara keseluruhan, Diskes Kota Pekanbaru mencatat sampai saat ini kasus DBD sudah mencapai 746 kasus.

Dua dari 10 korban meninggal akibat DBD tersebut, dinyatakan meninggal dunia pada pekan ke 33, masing-masing merupakan warga Kecamatan Tampan dan Kecamatan Payung Sekaki. Sementa yang lainnya ialah warga Kecamatan Bukit Raya satu orang, Marpoyan Damai (4), Tampan (4), dan Payung Sekaki satu orang.

“Dua korban yang meninggal akibat DBD dikarenakan korban lambat dibawa ke rumah sakit, bukan karena penangan lambat di rumah sakit. Apalagi korban sudah muntah darah baru dibawa ke fasilitas kesehatan. Artinya penanganan dari keluarga lambat. Jika pihak keluarga segera membawa korban ke rumah sakit, diyakini kondisi korban tidak akan terlanjur parah,” ujar Yanti.

Ia menjelaskan, kadang gejala setiap orang yang menderita DBD tidak sama. Ada sebagian orang hanya terlihat seperti demam biasa saja. Ada juga yang kelihatan tidak seperti demam biasa.

“Kadang kan gejala nggak sama setiap orang, karena kekebalan tubuh orang juga beda. Kalau demam, langsung saja periksakan. Terkadang pihak keluarga tidak paham dengan siklus DBD ini,” terangnya.Guna mencegah bertambahnya penderita DBD, Yanti menyebutkan pihaknya melakukan berbagai cara mulai dari penyuluhan melalui kader jumantik dan juga fogging. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *