Terdakwa Pembunuh Dalena Dituntut Hukuman Mati

pledoii2DUMAI  – Terdakwa Indra Gunawan (23) kembali menjalankan sidang di Pengadilan Negeri Kelas II B Dumai, Selasa (16/8) kemarin. Dengan agenda mendengar jawaban atas pladeo terdakwa pada pekan lalu dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang itu diketuai Majlis Hakim Desbertua Naibaho, dua anggota Alfonsus Nahak dan Irwansyah SH. Dalam jawaban yang dibacakan JPU Andi Bernard Simanjuntak SH.MH dalam persidangan disebutkan , bahwa pihaknya tetap pada tuntutan yang telah dibacakan pada sidang sebelumnya.

Pasalnya, menurut Bernard alasan kesulitan ekonomi yang disampaikan dalam pledoy tidak dapat mengenyampingkan hal-hal yang memberatkan dalam perbuatan terdakwa tersebut. ”Cara terdakwa melakukan perbuatan pembunuhan sungguh diluar batas kemanusiaan, kami (JPU red) tetap pada tuntutan awal yakni hukuman mati bagi terdakwa” terangnya.

Dikatannya, pada proses pemeriksaan terdakwa dirinya (terdakwa,red) berbelit-belit dalam memberikan keterangan dan dirinya tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatan yang telah dilakukan.

Dimana, akibat dari perbuatan terdakwa tentunya menyisakan luka yang mendalam pada pihak keluarga korban atas kehilangan anggota keluarga yang sangat mereka kasihi. Cara terdakwa menghilangkan nyawa korban Dalena (almarhumah,red) dan bagaimana terdakwa sempat memperkosa korban yang saat itu tengah sekarat, dan hal itu disadari terdakwa dalam keadaan tidak bernyawa lagi, bergelimangan darah dan dalam keadaan terjerat tali, kemudian, setelah itu terdakwa dengan dingin menggorok leher korban.
”hukum terdakwa Indra Gunawan kami sampaikan dengan penuh harapan Majelis Hakim Yang Mulia dapat memberikan putusan yang menjunjung tinggi kepastian hukum keadilan dan kemanfaatan dengan tetap mempertimbangkan luka dan duka yang dialami keluarga korban, nilai-nilai serta keresahan masyatakat yang terusik atas perbuatan sadis terdakwa. sehingga menjadi harapan kita semua perbuatan sadis sepeeti ini tidak terjadi lagi dikemudian hari,”terangnya.

Dengan selesainya pembacaan jawaban pladeo dari JPU, sidang hanya tinggal menunggu keputusan atau vonis. Direncanakan sidang putusan atau vonis akan digelar pada 31 Agustus 2016 mendatang. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *