Toyota: Penjualan Pasar Mobil Hybrid Masih Stabil

toyota-_121011232715-454JAKARTA– Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto mengatakan, hingga sejauh ini pasar mobil hybrid masih stabil sekitar 0,03 persen terhadap kendaraan penumpang. Secara keseluruhan penjualan mobil hybrid memang tidak memiliki banyak kontribusi, hanya kurang dari satu persen.

“Inline dengan kontribusi (mobil hybrid) terhadap total market, kurang dari satu persen,” kata Henry, Kamis (8/9).

Untuk penjualan Camry hybrid di semester satu tahun ini mencapai 82 unit, sedangkan pada periode januari sampai Juli Alphard hybrid hanya tiga unit. Menurut Henry, pasar kendaraan ini bisa lebih kompetitif dalam hal harga yang dijual.

“Sebenarnya akan cukup potensial kalau hybrid bisa kompetitif secara harga. Oleh karena itu, memang diperlukan support banyak pihak untuk membuat pasar hybrid lebih berkembang ke depannya,” ujar Henry.

Sebelumnya Toyota New Alphard Hybrid pernah dipamerkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015. Mobil ini memiliki tambahan motor listrik penggerak roda belakang, sehingga dapat dikategorikan sebagai mobil berpenggerak empat roda (4×4).

Tak berbeda dengan Alphard 2.5G, Alphard Hybrid memiliki mesin 2AR-FXE. Tetapi terdapat tambahan dua motor listrik yang berada di bagian depan dan belakang mobil. Selain itu, Camry juga menjadi salah satu pilihan mobil hybrid konsumen Indonesia. Salah satu fitur baru yang terdapat pada mobil sedan medium ini adalah adanya pengecas smartphone tanpa kabel atau nirkabel (wireless charging). (rpc/*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *