Vaksinasi Covid 19: Kabupaten Bengkalis Februari 2021, Menunggu Vaksinnya Tiba

Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis, H Syahrial Abdi, Selasa (5/1) saat mengikuti rapat kerja dalam rangka kesiapan Vaksinasi Covid-19.

FULLRIAU.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Ersan Saputra, Senin (10/1), menjelaskan, berdasarkan surat Kementerian kesehatan yang diterima Senin sore, vaksinasi Covid-19 serentak yang bakal ditaja Kamis, 14 Januari 2021, tidak termasuk Kabupaten Bengkalis.

“Untuk Provinsi Riau, vaksinasi Covid-19 serentak pada 14 Januari 2021 mendatang, hanya dilaksanakan pada Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Pelalawan” jelas Ersan sebagaimana disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Alwizar.

Masih jelas Awi, begitu Alwizar akrab disapa, untuk Kabupaten Bengkalis akan dilaksanakan pada bulan Februari 2021, “Menunggu vaksinnya tiba,” imbuh Awi.

Diberitakan sebelum ini, Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis, H Syahrial Abdi, Selasa (5/1) saat mengikuti rapat kerja dalam rangka kesiapan Vaksinasi Covid-19, bahwa vaksin secara serentak akan dilakukan pada tanggal 13 Januari.

Rapat kerja dalam rangka kesiapan Vaksinasi Covid-19 dan Kesiapan Penegakkan Protokol Kesehatan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian di dampingi Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Budi Gunadi Sadikin menuturkan sejalan dengan instruksi presiden, bahwa harus segera melaksanakan persiapan program vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Tenaga kesehatan dan Pelayanan Publik akan mendapatkan proritas vaksinasi pertama adapun rinciannya ada 4 diantaranya: 1. Petugas Kesehatan 2. Petugas Publik 3. Masyarakat rentan atau masyarakat di daerah dengan resiko penularan tinggi dan 4. Masyarakat lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan kesediaan vaksin,” ungkap Budi.

Selanjutnya Budi Gunadi Sadikin mengatakan rencana penyuntikan perdana di mulai pada tanggal 13 Januari 2021, di ikuti secara serentak di 34 Provinsi dan penyuntikan pertama dimulai Presiden, Menteri Kabinet serta para tokoh-tokoh masyarakat ini bertujuan meningkatkan kepercayaan dan partisipasi publik dalam program vaksinasi gratis bertahap. ***

Editor: Taufik Kembung

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *