Wabup Tinjau Lokasi Pengambangan Kawasan Wisata Agro di Desa Tenggayun

SELATPANJANG —Kabupaten Kepulauan Meranti dengan keaneka ragaman hayati dan hamparan lahan yang cukup subur, memiliki potensi besar untuk dibangun kawasan wisata Agro, salah satu lokasi dimaksut berada di Desa Tenggayun, Kecamatan Rangsang Pesisir.
Lahan yang akan dijadikan kawasan wisata Agro di Desa Tenggayun memiliki lokasi yang cukup strategis, hanya berjarak lebih kurang 100 M dari pelabuhan yang sengaja dibuat masyarakat tenggayun untuk pengembangan kawasan wisata tersebut.
Dari keterangan Kades Tenggayun Haiwar dan tokoh pemuda Ruslan selaku penggagas kawasan wisata Agro itu mengungkapkan, nantinya dilahan desa  seluas 3.5 Ha itu akan ditanam bibit Durian Montong sebanyak 500 batang, bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau tahun 2017. Selain Durian juga akan ditanamani berbagai tanaman buah dan bunga yang sesuai dengan struktur tanah dikawasan itu.
“Kita ingin menjadikan lahan ini sebagai kawasan wisata Agro, yang dimulai dengan menanam bibit Durian Montong dan aneka macam bunga serta tanaman buah lainnya, tanaman itu akan kita tata sedemikian rupa sehingga mampu menarik orang untuk berkunjung,” jelas Kades Tenggayun Haiwar didampingi Ruslan.
Terkait pengelolaannya sendiri, diakui Kades Tenggayun akan dilakukan oleh masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).
Untuk mensukseskan pengembangan kawasan wisata Agro itu, Wakil Bupati Kabupaten Meranti H. Said Hasyim dan rombongan yakni Plt. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga H. Ismail Arsyad, Camat Rangsang Pesisir Idris Sudin, Sekretaris Bappeda Fadli, Sekcam Ginting, Kades Tenggayun Haiwar dan tokoh pemuda Ruslan. Minggu pagi (22/1), Langsung melakukan peninjauan lokasi.
Setiba dilokasi Wakil Bupati H. Said Hasyim dan rombongan melihat sebuah hamparan lahan desa seluas 3.5 Ha yang dikelilingi Mangrove dan batang Nibung yang tumbuh liar, struktur tanah dinilai cukup subur dan sangat cocok untuk ditanami bibit Durian.
Disela peninjauannya, Wabup mengaku sangat mendukung keinginan dari masyarakat yang dimotori Kades Tenggayun untuk menjadikan lahan desa itu sebagai kawasan wisata Agro, namun agar dana desa yang dikeluarkan tidak sia-sia, ia mengingatkan kepada pihak terkait untuk mengkaji benar jenis tanaman yang bisa tumbuh dengan struktur tanah yang dipengaruhi air laut itu dan tetap mempertahankan tanaman Nibung dan Mangrove yang telah lebih dulu tumbuh. Jika memungkinkan Wabup juga menyarankan selain buah-buahan dilokasi itu juga ditanam berbagai pohon langka khas seperti kay Leban dan Punak. Sehingga selain tujuan wisata Agro juga dapat menjadi lokasi wisata Edukasi.
Hal lainnya yang tak kalah penting, Wabup berharap kerjasama dan kesepakatan dari masyarakat setempat untuk menata kawasan tersebut sedemikian rupa agar menarik untuk dikunjungi.
Untuk mencibtakan kawasan wisata Agro yang representatif, harus pula dilengkapi dengan fasilitas umum seperti jalan pelantar, WC dan lainnya. Untuk itu Wabup meminta Kades untuk berkoordinasi dengan Disparpora Meranti dalam hal membangun fasilitas umum yang diperlukan. Namun saran dari Plt. Kadisparpora Meranti H. Ismail Arsyad, sebelum itu dibangun harus dibentuk dulu masyarakat sadar wisata dikawasan wisata Agro tersebut.
Dari bincang-bincang santai antara Wakil Bupati, Kadisparpora, Pihak Bappeda, Camat Rangsang, Kades dan tokoh pemuda Desa Tenggayun menyetujui semua saran dan usulan Wakil Bupati dalam rangka pengembangan kawasan wisata Agro Desa Tenggayun. Berdasar keterangan Kades Tenggayun Haiwar proyek itu akan dimulai setelah bantuan bibit datang, jika memang terlaksana maka tak lama lagi Desa Tenggayun akan memiliki kawasan wisata Agro. (Rilis Humas Meranti/*FR)
Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *