14 Kilogram Sabu dan 3 Tersangka Ditangkap

FULLRIAU.COM, DUMAI- Operasi bersama Direktorat 4 Bareskrim Polri, Bea Cukai Dumai, dan Polres Dumai serta Polda Riau, berhasil mengamankan14 Kilogram narkotika jenis sabu-sabu berikut tiga tersangka di Kota Dumai, Senin (10/02/2020)

Ketiga tersangka yang merupakan kurir warga Kota Dumai itu ditangkap di Jalan Lepin, Dumai Kota.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta SIK dalam press release di Mapolres Dumai, Selasa (11/02/1/2020), menjelaskan, awalnya petugas gabungan menangkap dua orang. Namun setelah dilakukan pengembangan satu orang lagi berhasil ditangkap berikut barang bukti 14 kg sabu-sabu disita dari tersangka.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira saat ekspos di Mapolres Dumai, Selasa (11/02/2020), mengatakan, ketiga tersangka berinisial RJ, OR dan RN.

“Dari ketiga tersangka RK, OR dan RN kita amankan 14 paket besar sabu, satu paket masing-masing seberat 1 kg,” jelasnya kepada awak media.

Menurut Andri Ananta, kasus tersebut terungkap berkat operasi bersama, Ditektorat 4 Bareskrim, Bea Cukai, Polda Riau melalui Polres Dumai.

Dijelaskan, sebanyak 14 kg sabu dari tiga kurir itu rencananya akan di kirim ke Medan, Sumut, untuk diantarkan ke tujuan penerima. Ketiga kurir diupah sebesar Rp 10 juta per orang sebagai jasa gendong.

“Mudah-mudahan berkat operasi bersama ini, bisa menekan angka peredaran narkotika di Indonesia. Kita harapkan tersangka dihukum maksimal, sehingga masyarakat tidak menjadi korban pengunaan narkotika,” pinta Kapolres dan berharap agar masyarakat turut berperan mencegah dan melawan peredaran narkoba.

“Sekecil apapun info dari masyarakat kami akan bekerja maksimal, dan mencegah masuknya peredaran narkoba,” katanya.

Sementara Kepala Bea & Cukai Dumai Fuad Fauzi pada kesempatan yang sama menyampaikan, penangkapan 14 kg sabu itu merupakan hasil pengembangan yang masuk kota Dumai.

“Kita bersinergi bersama Polres dalam mengungkap kasus ini,” ungkap Fuad Fauzi. (*/riaukepri/fr)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.