Ayam Goreng Tradisional Paling Mahal Bikin Dompet Kering

FULLRIAU.COM — Selain restoran Padang yang bikin kantong jebol. Ada tempat makan ayam goreng tradisional, yang harganya selangit dan bikin dompet kering. Meskipun jaminan rasa pasti enak.
Mudah ditemukan di mana-mana, popularitas ayam goreng di Indonesia memang tak perlu diragukan lagi. Hampir semua tempat makan, kafe, restoran hingga penjual kaki lima menjual menu ayam goreng atau olahan ayam lainnya.

Harganya juga terjangkau, kisaran Rp 15.000 saja per potong. Atau sekitar Rp 55.000 per ekor. Tapi banyak juga restoran ayam goreng terkenal yang disebut paling mahal di Jakarta. Karena kisaran harga ayam goreng di sini bisa mencapai Rp 150.000 per ekornya.

Berikut tempat makan ayam goreng termahal di Jakarta yang bikin dompet kering.

  1. Ayam Goreng Ny. Suharti
    Berdiri sejak tahun 1972, tempat makan ayam goreng legendaris ini pertama kali buka di Yogyakarta kemudian populer di Jakarta. Di sini terkenal menyajikan ayam goreng gaya Jawa, yang lengkap dengan kremesan dan sambal ulek yang khas.

Di sini spesialis menggunakan ayam kampung, wajar saja harganya terbilang lebih mahal dibandingkan ayam goreng lainnya. Untuk satu ekor ayam goreng utuh lengkap dengan kremesan dan sambal, harganya sekitar Rp 138.000 belum termasuk dengan nasi putih.

Kalau mau beli satuan di sini tidak bisa, hanya tersedia menu ayam goreng setengah ekor yaitu Rp 70.000. Selain menu di atas, menu pelengkap lainnya juga terbilang mahal. Seperti cah kangkung seharga Rp 38.000, kremesan ayam seharga Rp 58.000 hingga tambahan lalapan dan sambel saja harus tambah Rp 21.000.

  1. Ayam Goreng Mbok Berek Ny. Umi
    Sama eksis dan populernya seperti ayam goreng buatan Ny. Suharti. Ada Ayam Goreng Mbok Berek Ny. Umi yang eksis sejak tahun 1970an. Bermula dari warug makan sederhana di Yogyakarta, Ny. Umi berhasil mengembangkan bisnisnya dan merambah ke Jakarta.

Menu yang ditawarkan juga tidak neko-neko. Yaitu ayam goreng kampung dengan kremesan dan sambal terasi. Selogannya juga tetap sama yaitu ‘ayam desa masuk kota’. Kini harga satu ekor ayam goreng khas Mbok Berek sekitar Rp 115.000.

Tersedia juga menu ayam setengah ekor seharga Rp 61.500, dan ayam potongan seharga Rp 32.5000. Untuk menu tambahannya ada sambal goreng krecek seharga Rp 32.500, kemudian pepes ikan mas seharga Rp 65.000. Tak ketinggalan ati ampela seharga Rp 50.000.

  1. Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk
    Disebut bukan ayam goreng biasa, restoran spesialis makanan Indonesia dan ayam goreng ini berdiri pada tahun 2000. Pertama kali dibuka di Bali, Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk sukses membuka cabang di Jakarta hingga Pekanbaru dalam waktu singkat.
    Menu yang disajikan spesialis ayam goreng tulang lunak, yang teksturnya empuk dan tulangnya bisa dimakan karena sudah dipresto. Kisaran harga ayam goreng di sini cukup mahal, untuk satu ekor ayam goreng presto dihargai Rp 135.000. Bisa dipilih tambahan sambalnya seperti cabe merah, madu wijen, petasan hingga cabe hijau.

Kalau mau beli per porsi siapkan uang Rp 33.550 untuk per potong ayamnya, belum termasuk nasi. Di sini juga menyediakan paket ayam goreng lengkap seharga Rp 62.150. Isinya ada ayam goreng presto, nasi putih, tahu tempe, sambal presto, kerupuk dan air putih.

  1. Pondok Suryo Begor
    Pondok Suryo juga terkenal kelezatannya. Di sini masuk ke dalam jajaran tempat makan ayam goreng tradisional termahal di Jakarta.

Untuk satu ekor ayam goreng atau atau ayam goreng penyet, harganya dibanderol Rp 150.000. Harga ini belum termasuk tambahan nasi atau makanan lainnya. Untuk harga per potongnya sekitar Rp 30.000 saja. Harga makanan pelengkapnya juga terbilang tinggi, seperti oseng toge contohnya, di sini harganya Rp 35.000.

Kemudian ada juga menu populer lainnya seperti tahu campur di harga Rp 41.000. Atau tambahan tahu dan tempe penyet yang harganya Rp 21.000 per porsi. Jangan kaget, saat lihat sate ampela di sini harganya sekitar Rp 10.000. ***

Editor: Wadami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *