Bercinta dengan Bini Orang, ehh ehh Nyawa Melayang

DIW (44), pria asal Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ditemukan tewas di rumah selingkuhannya inisial NDS (34), di Kelurahan Jekatan Raya, Kecamatan Rungan, Gunung Mas, Kalteng.

Pria tersebut meregang nyawa usai “bercinta” dengan pasangan selingkuhannya. Diduga kuat, penyebab tewasnya akibat menenggak obat kuat melebihi dosis.

Kejadian tersebut bermula saat DIW mendatangi rumah selinguhannya sekitar pukul 19.30 pada Sabtu (21/1).

Malam itu, hanya dua orang yang berada di dalam rumah, yakni NDS dan anaknya berinisial ME (3).

Tok! Tok! Tok! DIW mengetuk pintu dan langsung dibukakan. Si pria langsung masuk ke dalam rumah. Memang, antara korban dengan perempuan tersebut sudah lama menjalin hubungan terlarang. Sudah sekitar tiga tahun, tanpa sepengetahuan pasangannya masing-masing.

Lalu, terjadilan obrolan hangat antara keduanya hingga malam semakin larut. Dengan alasan sudah larut malam, sang pria pun mengatakan ingin menginap yang langsung diiyakan oleh sang wanita itu.

Saat DIW mengajak bercinta, NDS yang pernah menjanda dua kali itu pun sama sekali tak menolaknya dan langsung menyiapkan kasur dari kamar.

”Korban sempat bilang ke pasangannya untuk meminum obat kuat yang membuatnya menggebu-gebu,” terang Kapolsek Rungan saat dikonfirmasi Kalteng Pos (Jawa Pos Group), Minggu (22/1) pagi.

Selanjutnya, usai “begituan”, perempuan ini kemudian langsung masuk ke kamar untuk istirahat.

Hanya beberapa saat, sekitar pukul 23.30 WIB, tiba-tiba terdengar dari luar, suara korban yang menjerit kesakitan.

NDS pun langsung keluar dan melihat korban sudah kejang-kejang. Tidak lama, korban kemudian langsung meninggal dunia menjelang tengah malam.

Karena tidak berani melapor, NDS meminta sepupunya untuk melaporkannya ke polisi

Menindaklanjuti laporan, Kapolsek Rungan Ipda Marolop Purba menuju le lokasi kejadian, dan malam itu juga melakukan olah TKP dan membawa korban ke Puskesmas Tumbang Jutuh untuk dilakukan visum.

“Dan sekitar Pukul 06.00 WIB, jasad korban dibawa keluarganya untuk dimakamkan di Desa Jangkit kampung kelahirannya,” ujar Kapolsek Rungan, Ipda Marolop Purba.

Dikatakan Kapolsek, korban mengalami overdosis akibat menenggak obat kuat sebelum “bercinta” dengan selingkuhannya itu. Sejauh ini, belum ada pengaduan dari pihak terhadap kasus perselingkuhan itu.

“Iya. Diduga korban overdosis obat kuat. Sejauh ini, belum ada laporan atau aduan terkait perselingkuhan itu,” kata Purba.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *