Buka Pelatihan Perhubungan, Wabup Himbau Warga Tertip Berlalu Lintas

SELATPANJANG– Wakil Bupati Kepualauan Meranti H. Said Hasyim membuka kegiatan pelatihan Pemantapan Bidang Tugas Bidang Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, bertempat di Hotel Grand Meranti, Selatpanjang, Rabu (15/3).

Hadir dalam kesempatan itu Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. Barliansyah, Asisten II Setdakab. Meranti Ir. Anwar Zainal, Kepala Dinas Perhubungan Meranti Drs. Hendra Putra M.Si, Pihak Kesyahbandaran, Pembicara dari Kementerian Perhubungan RI I Made Artha Hermawan, serta 100 Peserta pelatihan dan lainnya.

Seperti dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan Hendra Putra, kegiatan ini dalam rangka memberikan pembekalan dan pencerahan kepada pejabat, ASN dan Honorer di lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Meranti, sekaligus menyikapi berbagai isu stategis Perundang-Undangan, kebijakan, wewenang dan tata kerja Sub Perhubungan Darat, Laut dan lalu Lintas.

“Kita ingin mncibtakan aparatur perhubungan yang profesional dan memiliki fisik dan mental yang kuat agar mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, kali ini 100 peserta akan digembeleng selama 3 hari mulai tanggal 17-17 Maret 2017,” jelas Kadis Perhubungan.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim menyambut Baik dan positif kegiatan pelatihan itu menurutnya seiring geliat lalu lintas Kota Selatpanjang yang semakin sibuk ditambah semakin panjangnya ruas jalan dan banyaknya kendaraan dibutuhkan aparatur pengatur lalu lintas yang handal. Sehingga apa yang dikawatirkan yakni kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban luka ringan, berat hingga meninggal dunia tidak terjadi. 

Selain aparatur yang handal, kesadaran dari masyarakat menjadi suatu hal yang penting, karena tanpa dukungan dari masyarakat program yang dilaksanakan Dinas Perhubungan dan Polres khususnya Satlantas sulit untuk diwujudkan.

“Masalah tertip lalu lintas sesuai UU No. 22 Tahun 2009 harus benar-benar dipahami dan dipatuhi oleh masyarakat,” himbaunya.

Dicontohkan Wabup, salah satunya aturan menggunakan Helm saat mengndarai kendaraan roda dua, hendaknya dipasang sebagaimana mestinya agar bagian vital kepala dapat terlindungi. Dan bukan hanya pengaman kepala, pengemudi kendaraan harus pula melengkapi surat-surat kendaraannya.

“Pengendara juga harus melengkapi surat menyuratnya begitu juga atribut kendaraan, dan yang tak kalah penting etika dan aturan saat berlalu lintas,” ucap Wakil Bupati.

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyinggung salah satu funsi yang harus dijalankan oleh Dinas Perhubungan yakni, pengaturan tarif perhubungan laut khususnya penyembrangan menggunakan Kempang (perahu motor tradisional), Wabup meminta tarif yang dikenakan kepada masyarakat jangan sampai memberatkan tetapi tidak pula merugikan pengusaha.

“Saya minta Dinas Perhubungan dapat mengendalikan tarif penyebrangan, maunya kita pengusaha harus untung tapi jangan pula mencekik masyarakat,” harapnya.

Solusinya dikatakan Wabup, dengan cara memanggil pihak-pihak terkait untuk mendudukan masalah tarif ini. Mulai dari pengusaha, tokoh mayarakat dan Dinas Perhubungan sendiri. “Panggil semua pihak terkait dudukan untuk menetapkan tarif yang wajar,” ujarnya.

Wabup juga menghimbau, pengusaha angkutan laut harus memperhatikan juga masalah keselamatan penumpang dengan melengkapi angkutan laut dengan alat-alat keselamatan sesuai standar atau aturan transportasi laut.

Masalah lainnya yakni pengawasan Parkir yang menjamur dititik-titik keramaian kota Selatpanjang, menurutnya parkir ini harus dikelola dengan baik disamping menertipkan juga dapat menambah PAD dari sektor perparkiran. 

“Dinas Perhubungan harus menertipkan dan mengatur masalah perparkiran hal ini juga untuk menambah PAD Kabupaten, agar mendapatkan hasil yang baik lakukan pembinaan petugas parkir dan lakukan kerjasama dengan pengelola,” sarannya.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan melakuan pengawasan yang ketat terhadap petugas parkir hal ini untuk meminimalisir petugas parkir liar yang sering beroperasi dititik-titik keramaian kota Selatpanjang. 

Akhir kata, Wabup mengingatkan kepada seluruh petugas Perhubungan jangan sampai terlibat Narkoba, jika ketahuan ia meminta kepada Kepala Dinas Pehubungan untuk memberikan sanksi tegas hingga pemecatan. “Jika ketahuan Narkoba pecat bila perlu dengan tidak hormat, dan kepada petugas jangan lagi melakukan pungli dilapangan karena kita sudah komit memberantas Pungli,” ucap Wabup mengingatkan. 

Sekedar informasi, pada kesempatan itu Wabup H. Said Hasyim juga berkesempatan melakukan pengukuhan petugas parkir resmi yang ditandai dengan pemasangan baju petugas parkir resmi. (Rilis/FR).

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *