LAMR Bengkalis Ajukan 3 Point Masukan, Gubri H Syamsuar Ajak Samakan Persepsi

GUBRI, H Syamsuar

FULLRIAU.COM —  Pada hari Kamis, 27 Mei 2021, di sela-sela rencana Rapat Koordinasi LAMR se-Riau, yang batal karena peningkatan sebaran Covid-19, kami berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si di kediaman dinasnya. Dalam silaturahmi tersebut, kami bercerita banyak hal tentang Riau, khususnya tentang pembangunan Riau dan alih kelola Blok Rokan.



Sebagai Pengurus LAMR Kabupaten Bengkalis, kami tentu tidak bercerita tentang soal teknis pembangunan, atau tatacara pengelolaan Blok Rokan, tapi lebih banyak berbicara, tentang bagaimana keberadaan Provinsi Riau dan Alih Kelola Blok Rokan, dapat menjadi harapan baru, khususnya bagi generasi muda, anak, dan kemanakan, yang berada di Kabupaten Bengkalis.



Setidaknya ada 3 [tiga] hal yang kami sampaikan kepada Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, antara lain:



Pertama

LAMR Bengkalis meminta agar Gubernur Riau memberikan perhatian yang besar kepada Kabupaten Bengkalis, dan putra-putri Kabupaten Bengkalis dilibatkan secara maksimal dalam kebijakan yang berhubungan dengan alih kelola Blok Rokan. Kami berpendapat bahwa pengelibatan Putra-Putri Bengkalis ini, merupakan salah satu hak “Pancung Alas” karena Kabupaten Bengkalis merupakan Tapak Lawang terbesar dari Blok Rokan.



Menanggapi hal ini, Gubernur mengatakan, Bahwa tentu saja Bengkalis mendapatkan perhatian yang besar, khususnya terkait hak partisipasi daerah penghasil [participating interest] yang telah ditetapkan, karena memang Blok Rokan tersebut lebih banyak berada di Bengkalis. Namun demikian, menurut Gubernur, tentu segala sesuatunya harus dipersiapkan, juga oleh Bengkalis. Pemerintah Provinsi Riau sendiri, katanya, sudah melakukan pembicaraan awal, dengan Bupati Bengkalis, dan akan ditindaklanjuti lagi dalam waktu yang tidak lama.



Kedua,

LAMR Bengkalis, menyampaikan kepada Gubernur, bahwa Bupati Bengkalis, Puan Kasmarni, berazam untuk melakukan percepatan pembangunan Infrastruktur. Namun demikian, kami berpendapat, bahwa akibat adanya penurunan anggaran, dan kemudian ditambah oleh serangan Covid-19 yang menyita anggaran daerah, tentu saja membuat azam dan niat baik tersebut akan berjalan  tidak secepat yang diinginkan. Oleh karena itu, LAMR Bengkalis meminta kepada gubernur untuk mengalokasikan anggaran provinsi ke kabupaten Bengkalis, agar percepatan pembangunan infrastruktur kabupaten Bengkalis dapat berdenyar sesuai harapan.



Ketiga

LAMR Bengkalis meminta kepada Gubernur, agar Bengkalis mendapatkan porsi pembangunan, khususnya jalan, dari dana hibah Amerika Serikat yang diterima oleh Pemerintah Provinsi Riau. Bahkan pada saat itu, khusus untuk pulau Bengkalis, kami sempat mengusulkan beberapa batang jalan yang menghubungkan Kecamatan Bengkalis dan Bantan, seperti Jalan Tembus Sei Alam-Pasiran, dan yang lainnya.



Gubernur Riau mencatat permintaan tersebut langsung merespon dengan menelpon Kepala Bappeda Riau, Emri Juli Harnis, di depan kami. Gubernur meminta kepala Bappeda agar memasukkan beberapa batang jalan di Bengkalis  untuk diakomodir.



Dalam perbincangan yang panjang, hampir 2 [dua] jam tersebut, Gubernur Riau, juga berbicara tentang pentingnya masyarakat Riau menyatukan persepsi, menyamakan langkah, dan terus membangun kekompakan, khususnya antara pemerintah provinsi dan kabupaten, tidak hanya dalam soal alih kelola Blok Rokan, tapi juga dalam menghadapi semua tantangan yang dihadapi Riau untuk mempercepat kemajuan negeri. ***



Sumber; FBsyaukanialkarim

Editor: Wadami

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *