Laura Anna Meninggal, Etika Ucapan Zara Adhisty Terus Disorot Nitizen

FULLRIAU.COM — Ucapan duka Zara Adhisti untuk mendiang Laura Anna terus mendapat sorot netizen. Banyak yang menganggap ungkapan duka cita Zara untuk Laura tak pantas.

Kepergian selebgram Laura Anna memang membawa kesedihan bagi keluarga dan sahabat.

“Rest in peace Lora sayang. Sekarang kamu sudah nggak sakit lagi!! Nanti kita joget bareng lagi,” tulis Zara Adhisty seperti dilihat detikcom, Rabu (15/12/2021).

Mungkin sulit untuk memilih kata yang pantas diucapkan atau dituliskan kepada seseorang yang meninggal. Seseorang harus sangat berhati-hati saat menuliskan ucapan perpisahan agar tidak menyinggung keluarga mendiang.

Marilyn Mendoza, Ph.D, instruktur klinis di departemen psikiatri di Tulane University Medical Center, mengatakan dalam menulis ungkapan belasungkawa, Anda tidak ingin mengatakan sesuatu yang menghakimi atau mengendalikan. Ucapan harus bermuat simpati, perhatian, dan peduli.

“Hindari untuk mengatakan hal seperti ‘Tuhan membutuhkan malaikat lain’. Meskipun ini mungkin dimaksudkan untuk menghibur, biasanya memiliki efek sebaliknya,” katanya dikutip dari Psychology Today.

Mungkin sulit untuk mengetahui apa yang harus dikatakan ketika seseorang meninggal atau ketika kamu mencoba menghibur teman yang berduka. Seseorang harus mengedepankan simpati dan empati saat menyampaikan rasa duka.

Saat mendukung teman yang sedang berduka, ada beberapa kalimat yang harus kamu hindari, termasuk beberapa hal berikut:

“Setidaknya…”

Meskipun kata ini kerap dimaksudkan untuk membantu kerabat menemukan kedamaian, bahwa orang yang meninggal tidak lagi menderita, ini dapat bermakna bahwa kamu meremehkan rasa kehilangannya. ***

Editor: Wadami

(Visited 113 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.