Wah, Belanda Bakal Bantu Pembelajaran di Sejumlah SMK!

JAKARTA – Pemerintah memprioritaskan empat lini bidang di sekolah kejuruan, meliputi pertanian, kelautan, pariwisata, dan industri kreatif. Guna mengembangkan pembelajaran di sektor tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menggandeng Belanda untuk melakukan kerja sama dalam bidang pendidikan.

Melalui Technical Arrangement (TA) yang ditandatangani oleh Direktur Pembinaan SMK, Mustaghfirin Amin dan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Rob Swartbol, kedua belah pihak akan melakukan pemetaan dan analisis kebutuhan di sejumlah SMK. Adapun sekolah yang dijadikan sebagai proyek percontohan kerja sama revitalisasi pendidikan kejuruan pertanian, yakni SMK Negeri 2 Subang dan SMK Negeri 5 Jember.

“Diharapkan pemetaan dan analisis kebutuhan ini menghasilkan solusi bagi Indonesia untuk memenuhi kesenjangan dan kebutuhan organisasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar,” ujar Mustaghfirin dalam siaran pers, Senin (13/2/2017).

Mendikbud Muhadjir Effendy dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda Jet Bussemaker juga menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk mengembangkan pendidikan kejuruan yang menjadi prioritas. Baik LoI maupun TA, keduanya merupakan pelaksanaan MoU RI-Belanda di bidang pendidikan dan kejuruan yang telah disepakati pada November 2016, bersamaan dengan kunjungan Perdana Menteri Belanda ke Tanah Air.

Di bidang kebudayaan, kedua belah pihak melakukan kemitraan berdasarkan keunggulan masing-masing yang dapat dikembangkan. Belanda unggul dalam bidang pengelolaan museum dan arsip, sedangkan Indonesia kaya akan keanekaragaman tradisi dan budaya. */FR

(sus)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *