Wako Zulkifli AS Tinjau Pembangunan Drainase Kotaku Rimba Sekampung

Walikota Dumai, Zulfikli AS melihat langsung kondisi drainase yang tersumbat dan segera akan dibenahi.

DUMAI- Walikota Dumai meninjau secara langsung proyek pembangunan drainase program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kelurahan Rimba Sekampung, Kamis (16/3). Pembangunan drainase yang menghabiskan dana pembangunan sekitar Rp 4,7 miliar ini rencananya akan membenahi drainase yang ada agar aliran air pasang maupun air hujan dapat langsung mengarah ke laut guna mengatasi permasalahan banjir yang selama ini meresahkan warga. 

Walikota Dumai dalam peninjauannya melihat langsung kondisi pemukiman warga dan drainase yang dipenuhi air dan lambat mengalir ketika kondisi air pasang mengalami surut. 

“Kita sangat bersyukur dengan bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada kita melalui program Kotaku dalam mengatasi kawasan kumuh yang masih menyebar di Kota Dumai,” ucap Walikota Dumai H. Zulkifli As usai melakukan pemantauan 

Diharapkan dengan bantuan pembangunan ini lanjut Wako, Pemerintah Kota Dumai lebih fokus pada pembangunan drainase dan perbaikan drainase yang sudah ada agar dapat mengatasi permasalahan banjir di Kota Dumai ini. 

“Untuk mengatasi atau menghilangkan banjir di Kota Dumai ini bisa dikatakan tidak mungkin, namun bagaimana caranya banjir yang ada dengan cepat surut dengan jalan air yang menggenangi pemukiman warga dapat secepatnnya dialiri menuju sungai dan laut,” ucal orang nomor satu pemerintahan Kota Dumai itu.

Untuk sejumlah fasilitas kata Zul As, pembatasan banjir di darat sudah berhasil dilakukan namun untuk dilaut jadi masalah dan ini yang sedang akan kita lakukan. 

“Partisipasi masyarakat selama proses pembangunan sangat diharapkan selama proses pembangunan drainase seperti jika ada lahan warga yang terkena proyek pembangunan untuk mau menyerahkan lahan mereka agar pembangunan ini dapat berlangsung dengan baik,” kata Zul As. 

Setelah program Kotaku ini selesai dilaksanakan, Pemko Dumai juga akan kembali mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat dana pembangunan drainase di kelurahan Rimba Sekampung ini dengan nilai Rp300 sampai Rp400 juta. 

“Pembangunan fisik yang dilakukan pemerintah baik dengan membesarkan drainase tidak ada manfaatnya jika mental masyarakat sendiri dalam mengatasi banjir terutama permasalahan sampah tidak dapat mereka lakukan. Masyarakat harus berperan aktif dalam mengatasi masalah banjir, pungkas Walikota Dumai.(*/Fr)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *