Anggota DPR-RI Dapil Tolak Pemindahan Kampus IPDN dari Rohil

TABRANI MAKMUN2BAGANBATU — Anggota DPR RI dari Partai Golkar utusan Provinsi Riau, Drs H Tabrani Maamun secara tegas menolak pemindahan IPDN Kampus Riau dari Kabupaten Rokan Hilir.

Pasalnya, kendala air bersih dan transportasi sebagai pemicu dalam beberapa tahun kedepan akan bisa diatasi.

“Kemarin alasan pemindahan itu jauhnya jarak antara Pekanbaru-Dumai yang kedua alasannya air, saya kira dua tiga tahun mendatang itu, jarak Pekanbaru-Dumai sudah ada jalan tol. Apa guna dipindahkan lagi,” tegas Tabrani kepada Dumai Pos di  Bagan Sinembah.

Ditambahkan Tabrani, dalam pembahasan anggaran pihaknya bersama pemerintah untuk tahun 2017 tidak muncul anggaran pemindahan IPDN karena ada edaran Kementerian Keuangan yang menyebutkan tidak boleh membangun gedung selama beberapa tahun kedepan.

“Kalau dia memindahkan IPDN kan harus membangun gedung, sedangkan itu moratorium tidak boleh, saya kira dua tahun kedepan, belum lah. Mudah-mudahan kalau ini jadi (pemindahan, red) kita menolak, kan transporasi sudah ada, tinggal air saja kita perbaiki. Apalagi, nanti kalau ada tol, satu setengah jam sudah sudah sampai. Kan selama ini dikeluhkan,” ujarnya.

Tabrani bertekad bersama Anggota DPR/MPRI RI lainnya diantaranya Lukman Edy untuk mempertahankan IPDN Kampus Riau tetap berada di Rokan Hilir. “Sebaiknya ndak dipindahkan, kalau dipindahkan IPDN seluruh Indonesia, bubar saja. Ndak usah ada IPDN lagi,” tegasnya.

Tabrani meminta kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mempelajari betul-betul dan memberi tenggang waktu hingga enam tahun kedepan, jika tak juga ada perubahan, baru didipikirkan untuk pemindahan.

“Sebaiknya kepada Pak Menteri, apalagi ada moratorium pembangunan gedung, sebaiknya ditundalah (pemindahan IPDN, red), dipelajari betul-betul, dilihatlah, lima atau enam tahun kedepan. Kalau lima enam tahun kedepan, air, transportasi ngak ada, itu boleh dipikirkan,” tutupnya. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *