Bengkalis Siap Kelola Tiga Pelabuhan Provinsi di Rupat

roro-dumai-rupatBENGKALIS-Setidaknya ada tiga pelabuhan yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau pada masa Gubernur Rusli Zainal di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis yang mana pengelolaannya masih dilakukan Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Riau.

Bahkan dua dari tiga pelabuhan itu kondisinya memprihatinkan, yaitu pelabuhan/dermaga kapal ferry roll on roll off (roro) di desa Tanjung medang kecamatan Rupat Utara yang sudah tujuh tahun selesai dibangun tapi tak pernah beroperasi. Kemudian pelabuhan kapal penumpang di desa Tanjung Punak/pantai tanjung lapin kecamatan Rupat Utara masih sebatas tiang penyangga dan pekerjannya tidak dilanjutkan Pemprov Riau.

Menyikapi hal tersebut, Dishubkominfo Bengkalis berencana akan menyurati Pemprov Riau supaya ketiga pelabuhan tersebut dihibahkan kepada Pemkab Bengkalis untuk dikelola. Dimana satu lagi pelabuhan yang dibangun Pemprov Riau adalah pelabuhan penyeberangan kapal ferry roro di Tanjung Kapal di kecamatan Rupat yang sudah empat tahun beroperasi, menyeberangi Pulau Rupat-Kota Dumai.

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Bengkalis Ja’afar Arif ketika dikonfirmasi Minggu (21/8) mengakui kalau Dishubkominfo Bengkalis siap untuk mengelola dua pelabuhan roro dan melanjutkan pembangunan pelabuhan kapal penumpang di Tanjung Punak. Pihaknya akan menyurati Pemprov Riau secepatnya, supaya dapat dilakukan proses hibah dari provinsi ke kabupaten.

“Hal ini akan kita sampaikan kepada pak bupati Bengkalis, supaya ketiga pelabuhan itu dikelola oleh Pemkab Bengkalis dalam hal ini Dishubkominfo. Karena kalau dikelola Bengkalis, tentu secara geografis akan memudahkan kita melakukan control serta dapat dilanjutkan pembangunan pelabuhan yang terbengkalai,”ulas Ja’afar.

Dikemukakan mantan camat Bengkalis itu, alasan Dishubkominfo ingin mengelola dan melanjutkan pembangunan ketiga pelabuhan tersebut dikarenakan pelabuhan roro Tanjung Medang tidak kunjung dioperasikan Pemprov Riau, demikian juga halnya dengan pelabuhan kapal penumpang di Tanjung Punak yang pekerjaannya terengkalai sudah enam tahun.

Ja’afar menambahkan, untuk pelabuhan penyeberangan roro Tanjung kapal (Pulau Rupat) dengan Kota Dumai yang dikelola Pemprov Riau, kalau diserahkan pengelolannya kepada Pemkab Bengkalis, tentu pengelolaan dan pengawasan lebih maksimal. Soal dermaga roro di Tanjung medang yang sudah menjadi besi tua, kalau diserahkan kepada Pemkab Bengkalis dapat dimanfaatkan sebagai pelabuhan kapal penumpang antar pulau.

“Khusus pelabuhan roro di Tanjung Medang bisa kita operasikan untuk mengganti pelabuhan lama yang juga berlokasi di Tanjung Medang untuk kapal antar pulau dari Dumai, Kota Bengkalis maupun dari wilayah Rupat sendiri,”jelas Ja’afar. (*/FR)

 

 

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *