Bupati:13 Perangkat Daerah Masuk Zona Merah

BENGKALIS– Bupati Bengkalis Amril Mukminin, menegaskan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), mempercepat pelaksanaann  kegiatan belanja langsung maupun tidak langsung, sehingga penyerapan APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2016, bisa maksimal.

Diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra, hal itu disampaikannya, Kamis (6/10), ketika memimpin rapat evaluasi realisasi fisik dan keuangan APBD periode 30 September 2016, di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bengkalis. Kata Heri, per 30 September 2016, realisasi fisik dan keuangan belanja langsung APBD sebesar 33,30% untuk fisik. Sedangkan keuangannya sebesar 20,96% dengan jumlah kegiatan 2.369.

“Sementara untuk belanja tidak langsung sebesar 57,68% fisik dan 54,32% keuangannya dengan jumlah 44 kegiatan,” jelasnya. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang didapat dari Bagian Program Sekretariat Daerah Bengkalis, ada 13 perangkat daerah yang masuk dalam zona merah, dimana pencapaian laporan fisik dan keuangannya tidak sampai 60%.

Adapun ke 13 perangkat daerah yang masuk dalam zona merah terdiri dari 1 Sekretariat, 6 Dinas, 3 Badan dan 3 Kecamatan. Keenam dinas tersebut, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pasar dan Kebersihan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman.

Sedangkan Badan, yaitu Badan Penanggulangan Bencana dan Damkar, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Badan Penanam Modal dan Perizinan Terpadu. Sementara untuk Kecamatan, adalah Kecamatan Bantan, Pinggir dan Rupat. Sedangkan Sekretariat adalah Sekretariat Daerah Bengkalis.

“Seluruh SKPD agar menggesa setiap kegiatan yang belum dilaksanakan, sehingga realisasi fisik dan keuangan APBD Kabupaten Bengkalis di akhir tahun dapat tercapai sesuai dengan target yang diharapkan,” pesannya, sebelum menutup rapat. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *