Cegah Corona, Rektor IAITF Dumai Dr Ahmad Roza’i Keluar Surat Edaran Kesiapsiagaan

Dr H Ahmad Roza’i Akbar SAg MH

FULLRIAU.COM, Dumai — Rektor Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai, Dr H Ahmad Roza’i Akbar SAg MH mengeluarkan suara edaran tentang kesiapsiagaan dalam upaya mencegahan corona disease 2019 (Covid-19) di lingkungan institut.

Surat edaran ini kata peraih gelar Doktor Hukum Keluarga Pascasarjana UIN Suska Riau dengan judul disertasinya Analisis Pemikiran Stria Effendi M.Zein tentang hukum keluarga Islam di Indonesia ditinjau dari Maqashid Syari’ah adalah sesuai dengan hasil rapat pimpinan IAITF Dumai dan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 tentang gugus tugas pencepatan penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19).

”Ada beberapa poin menjadi hasil rapat pimpinan IAITF Dumai sehingga diharapkan seluruh civitas akademika mulai dari dosen, pegawai, mahasiswa dan semua pihak yang terkait bisa memakluminya sebagai upaya kita bersama untuk mencegah penyebaran virus dengan tetap mendekatkan diri kepada yang maha kuasa yaitu Allah SWT dan aktivitas perkuliahan bisa dengan memanfaatkan kemajuan teknologi,” ungkapnya.

Sesuai surat edaran bernomor IAITF/Un.04/KP.07.06/03/2020 tentang kesiapsiagaan dalam upaya mencegahan corona disease 2019 (Covid-19) di lingkungan institut memutuskan hal-hal sebagai berikuti: 1) Kegiatan belajar mengajar dilingkungan IAITF Dumai dilaksanakan dengan sistem penugasan, sistem belajar online dan pembelajaran lainnya diluar kelas. sedangkan untuk jadwal seminar proposal dan munaqasyah untuk sementara ditiadakan.

2) Kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak baik oleh lembaga /unit maupun kemahasiswaan seperti seminar, lokakarya, workshop, briefing dan sebagainya dihentikan sementara waktu. 3) Semua civitas akademika dilarang melakukan dinas ke luar kota atau keluar negeri yang daerah/negaranya terkonfirmasi Covid-19 kecuali perintah/izin pimpinan. 4) Seluruh civitas akademika IAITF Dumai dihimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, menjaga pola hidup bersih, disiplin dan bertawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi keadaan ini.

”Surat edaran ini berlaku sejak tanggal 16 Maret s.d 29 Maret 2020 aktif kembali tanggal 30 Maret 2020. Semoga surat edaran ini disampaikan untuk dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tegas mantan Ketua MUI Kota Dumai ini. (Rls/FR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *