Dermaga D Pelindo Dumai Dijaga Polisi 24 jam

_Pelindo-Dumai-Siap-Keruk-Dermaga-Dangkal-12-Meter-DUMAI  – Guna mengantisipasi perselisihan antara buruh dengan pengelola Dermaga D Pelindo Dumai dan Pelabuhan Rakyat, Polisi Resort (Polres) Dumai menurunkan 12orang personil yang dibagi menjadi 3 Sift. Hal itu guna mengantisipasi terjadinya keributan dan meningkatkan keamanan di lokasi tersebut.

“Iya, kita libatkan 12orang dibagi 3 sift, dari 1 sift berjumlah 4orang dijaga selama 24jam, “ujar Kabag Ops Kompol Dr Wawan, SH, MH. Selasa (14/6).

Dijelaskan Kompol Wawan, pengamanan di lakukan akan berlangsung hingga situasi aman.

Informasi sebelumnya bermula, perselisihan terjadi saat beberapa buruh mencoba masuk ke Dermaga D. Yang menjadi perselisihan antara pengelola dan buruh, Namun buruh bersikeras untuk masuk, hingga berujung bersitegang di pos retribusi Dermaga D. Akhirnya buruh berangsur tenang. Pihak pengelola dan buruh akhirnya sepakat untuk menyelesaikan masalah ini dengan berdamai.

Namun kedua belah pihak sudah mediasi yang dilakukan di Mapolres Dumai. Kedua pihak membuat surat pernyataan secara resmi. Pihak buruh Dermaga D diwakili oleh Darmen dan Pihak Pengelola PT.Indomas Jaya Raya diwakili Muhammad Hasbi.

Sebanyak empat poin disepakati kedua belah pihak dalam surat pernyataan itu. Seperti menyepakati masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Lalu kedua pihak sepakat untuk tidak terlibat dalam konflik kekerasan, intimidasi dan provokasi.

“Kita juga sepakat untuk saling berkordinasi dan memperbaiki komunikasi dalam pengelolaan dan pekerjaan buruh di Dermaga D,” ujar Perwakilan Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan D dan Pelabuhan Rakyat, Darmen belum lama ini.

Sementara itu, Perwakilan PT. Indomas Jaya Raya, Muhammad Hasbi mengatakan bahwa pihaknya berharap permasalahan ini menjadi perhatian Pelindo Dumai. Terutama permasalahan keamanan di lokasi pelabuhan. “Kami ingin masalah ini jadi perhatian serius dari pihak Pelindo,” tegas Hasbi.

Apalagi upaya penertiban kapal antar pulau belum berhasil dilakukan. Sebab sejumlah buruh belum ingin pindah. Sehingga membuat situasi tidak kondusif.Maka pihak perusahaan, sebagai pengelola pelabuhan meminta pihak Pelindo Dumai meningkatkan keamanan di lokasi tersebut. “Kami dari pihak pengelola ingin situasi aman,” ujarnya.(*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *