Dinas Sosial Kota Dumai Lakukan Pendataan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial

Kepala Dinas Sosial Kota Dumai, Hasan Basri bertempat di ruang kerjanya, Selasa (17/11/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

FULLRIAU.COM — Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang menjadi pekerjaan Dinas Sosial Kota Dumai telah rampung dikerjakan. Dengan rampungnya program yang memiliki maksud dan tujuan sebagai upaya mengurangi jumlah kemiskinan serta membantu perencanaan program, memperbaiki penggunaan anggaran dan sumber daya program perlindungan sosial.

Bertempat di ruang kerjanya, Selasa (17/11/2020) sekirar pukul 11.00 WIB, Kepala Dinas Sosial Kota Dumai, Hasan Basri mengatakan secara terperinci dan detail mengenai program yang telah diselesaikan bersama seluruh jajaran yang terlibat pada lnstitusinya.

“Alhamdulilah, kita telah merampungkan kegiatan meliputi laporan pendataan, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) tentang Pendataan Verifikasi dan Validasi (Verivali) Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Tahun Anggaran 2020. Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya Verivali sebagai upaya mengurangi jumlah kemiskinan serta membantu perencanaan program, memperbaiki penggunaan anggaran dan sumber daya program perlindungan sosial,” ungkapnya.

Program pendataan DTKS, Pemerlu Pelayananan Kesejahteraan Sosial, Penerima Bantuan dan Pemberdayaan Sosial, dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial sangat penting. Kemudian untuk kegiatan maka kegiatan verivali pendataan DTKS dilaksanakan berdasarkan infomasi dari PUSDATIN-RI, adapun lingkup kerjanya meliputi 7 (Tujuh) Kecamatan dan 33 (Tiga Puluh Tiga) Kelurahan di Kota Dumai.

Apalagi berdasarkan verivali data didapat serta ditambah keterangan Kadis Sosial rekap DTKS yang selesai di laksanakan Agustus 2020 adalah sebagaimana berikut dibawah ini:

  1. Kecamatan Dumai Kota sebanyak 2.646 Kartu Keluarga (KK) dengan perincian Kelurahan Dumai Kota 471, Kelurahan Laksamana 353, Kelurahan Bintan 493, Kelurahan Sukajadi 583 dan Kelurahan Rimba Sekampung sebanyak 746.
  2. Kecamatan Dumai Timur 3.960 KK dengan perincian, Kelurahan Tanjung Palas 745, Kelurahan Jaya Mukti 802. Kelurahan Teluk Binjai 1112, Kelurahan Buluh Kasap 523 dan Kelurahan Bukit Batrem 778.
  3. Kecamatan Dumai Selatan 2.399 dengan perincian Kelurahan Bukit Timah 321, Kelurahan Bukit Datuk 368, Kelurahan Bumi Ayu 683, Kelurahan Ratu Sima 608, Kelurahan Mekar Sari 419.
  4. Kecamatan Dumai Barat 2.201, dengan perincian Kelurahan Pangkalan Sesai 464, Kelurahan Purnama 852, Kelurahan STDI 301, Kelurahan Bagan Keladi 583.
  5. Kecamatan Sungai Sembilan 3.241, terdiri dari Kelurahan Bangsal Aceh 466, Kelurahan Lubuk Gaung 814, Kelurahan Basilam Baru 1048, Kelurahan Batu Teritip 221 dan Kelurahan Tanjung Penyebal 692.
  6. Kecamatan Medang Kampai 1.046, terdiri dari Kelurahan Pelintung 454, Kelurahan Guntung 108, Kelurahan Teluk Makmur 277 dan Kelurahan Mundam 225.
  7. Kecamatan Bukit Kapur 3.301 terdiri Kelurahan Bukit Nenas 391, Kelurahan Bagan Besar 770, Kelurahan Bukit Kayu Kapur 1012, Kelurahan Gurun Panjang 431 terakhir Kelurahan Kampung Baru 697, total keseluruhan rekap DTKS untuk Wilayah Kota Dumai sebanyak 18.812 KK.

Kemudian ada juga rekap usulan terbaru Verivali DTKS sebagai berikut, Kecamatan Dumai Kota 144, Kecamatan Dumai Timur 185, Kecamatan Dumai Selatan 585, Kecamatan Dumai Barat 310, Kecamatan Sungai Sembilan 134, Kecamatan Medang Kampai 145, terakhir Kecamatan Bukit Kapur 734 KK. Total keseluruhan usulan DTKS terbaru sebanyak 2.237 KK dan semua pembiayaan rangkaian kegiatan diatas secara keseluruhan dibebankan dari Dana lnsentip Daerah (DID) Kota Dumai tahun Anggaran 2020.

”Data yang telah diverifikasi sebagaimana uraian diatas selanjutnya dikirim kepada Menteri Sosial Rl, cq Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, agar mendapat pengesahan,” jelasnya.

Sebab sebagaimana tertuang pada Surat bernomor: 460/1536/DINSOS-PSPFM tertanggal 31 Agustus 2020, data hasil verifikasi yang berisi data by name by addres yang telah memenuhi standar dan dinyatakan valid (sah) sesuai ketentuan langsung di tandatangani oleh Walikota Dumai Zulkifli AS.

Data yang sudah diverifikasi juga kata Kadis Sosial, maka data tersebut secepatnya disahkan dan tidak ada koreksi oleh Kementerian, karena Verivali data telah sesuai prosedur yang berjenjang. Di mulai dari permohonan DTKS ke Lurah dengan membawa Foto Copy KK dan KTP selanjutnya Lurah menyerahkan ke Dinsos berdasarkan hasil Muskel, setelah itu Dinsos melakukan pendataan Verivali data KPM sesuai berita acara. ”Seterusnya petugas pendataan melakukan Survey dan dilanjutkan lnput data di Siks-Ofline,” ungkapnya

DTKS menjadi dasar acuan dalam melaksanakan Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial, dan perlu dikelola dengan baik, akuntabel, serta berkelanjutan. DTKS meliputi pendataan, verifikasi, validasi, penetapan dan pengunaan. Dasar Verivali pendataan Basis Data Terpadu (BDT) dilaksanakan satuan kerja Dinsos Kota Dumai, usulan BDT DTKS dilaksanakan sebagai upaya mengurangi jumlah kemiskinan.

”Selain itu, membantu perencanaan program, memperbaiki pengunaan anggaran dan sumber daya program perlindungan sosial,” tuturnya, mengulangi keterangan awal sekaligus menyudahi keterangan kepada awak media. (Advetirial)

Sumber: Dinas Sosial Kota Dumai
Editor: Wadami

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *