Hingga 2017, Pekanbaru Darurat Guru

guru_mengajarPEKANBARU– Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mencatat saat ini jumlah guru status PNS atau Aparatur Negeri Sipil (ANS) tidak sebanding dengan tingkat kebutuhan. Sehingga Pekanbaru masih kekurangan guru hingga tahun 2017.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Abdul Jamal kepada wartawan Jumat (16/12) kemarin. Ia menegaskan hal tersebut terus dikordinasikan bersama pemerintah Provinsi hingga pemerintah pusat.

“Kita memang darurat (Guru PNS). Apakah tidak ada upaya Pemko? Sudah. Kita sudah sampaikan juga ke Provinsi bahkan ke pemerintah pusat,” terangnya.

Jamal katakan kekurangan guru PNS dikarenakan angka pensiun tinggi. namun tidak di dukung dengan pelaksanaan penerimaan guru baru.

“Setiap tahun ada 100 sampai 150 guru yang pensiun. Sementara penerimaan PNS masih dimoratorium sejak 2013. Makanya kita kekurangan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, kekurangan guru juga disebabkan adanya sekolah negeri yang baru serta penambahan ruang kelas baru. “Sekolah baru dan ruang kelas baru itukan sudah pasti butuh guru. Kalau ditanya berapa kekurangan guru kita setidaknya ada 2 ribuan. Saya sudah pantau,” katanya.

Untuk itu Jamal berharap agar pemerintah pusat membuka penerimaan PNS khusus guru di tahun yang akan datang.
“Karena kalau bicara kesejahteraan guru yang PNS yang baru bisa disebu sejahtera. Kalau yang guru swasta di yayasan baru level aman. Nah guru yang lain seperti komite dan lainnya ini yang kita berharap bisa menjadi PNS semua,” harapnya. (oya)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *