Kecamatan Bengkalis dan Bantan Segera Dimekarkan

kab_bengkalisBENGKALIS- Pasca dimekarkan menjadi Kabupaten Siak, Rokan Hilir,Kepulauan Meranti dan Kota Dumai, sebagai kabupaten induk, Bengkalis hanya memiliki 8 kecamatan. Yaitu, Bantan, Bengkalis, Mandau, Pinggir, Rupat, Rupat Utara dan Siak Kecil.

Namun, dalam waktu dekat, Kabupaten Bengkalis dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 tentang pembentukan Daerah Otonomi Kabupaten dalam Lingkungan Daerah Provinsi Sumatera Tengah, akan bertambah tiga kecamatan lagi. Ketiga kecamatan itu, Bandar Laksamana (pemekaran Kecamatan Bukit Batu), Bathin Solapan (Mandau), dan Talang Mandau (Pinggir).

“Insyaalla, dalam waktu dekat ketiga kecamatan tersebut akan kita
defenitifkan. Saat ini kita masih menunggu kode Kecamatan dari
Pemerintah Pusat, dari Kementerian Dalam Negeri. Kalau sudah keluar, segera kita resmikan,” ujar Amril saat membuka MTQ di desa Kembung Luar, Jumat (29/4) malam lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati kembali menyampaikan rencana pemekaran di dua Kecamatan, yakni Bengkalis dan Bantan. Tujuannya untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan jalanannya roda pemerintahan.

Sinyal Kecamatan Bengkalis akan dimekarkan menjadi 3 kecamatan,
disampaikan Amril ketika membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Bengkalis baru-baru ini.

“Sesuai laporan Camat, Kecamatan Bengkalis ini 31 Desa/Kelurahan. Menurut kami sudah terlalu banyak. Untuk memudahkan koordinasi dan percepatan pembangunan, akan segera kita usulkan agar dapat dimekarkan. Tentunya harus sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” janjinya disambut hangat ribuan warga yang hadir.

Sedangkan untuk Bantan, green light dikemukakan mantan anggota DPRD Bengkalis tiga periode ini ketika membuka MTQ ke-21 tingkat Kecamatan Bantan di Desa Kembung Luar, Jum’at (29/4) malam. Meskipun demikian, dia tidak menyebut jumlah kecamatan hasil pemekaran Bantan sebagaimana Kecamatan Bengkalis.

Diceritakan Amril, sebelum membuka MTQ Bantan di Kembung Luar, dia sempat ngobrol dengan Camat (Hendrik Dwi Yatmoko, red). Menanyakan jumlah desa di Bantan. Katanya Camat, jumlah desa di Bantan ada 23 dan lebih separuh wilayah pulau Bengkalis masuk wilayah Bantan.

“Menurut kami terlalu luas untuk sebuah kecamatan. Untuk memudahkan koordinasi dan percepatan pembangunan, akan segera kita usulkan agar dapat dimekarkan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya lagi.

Masyarakat Bantan, menyambut baik rencana pemekaran Bantan itu. Seperti disampaikan tokoh masyarakat setempat, Syaifuddin warga Kembung Baru. Menurutnya saat ini rentang kendali pemerintahan di Kecamatan Bantan cukup jauh, terlebih infrastruktur jalan di Kecamatan Bantan juga banyak yang rusak.

“Kita sangat mendukung rencana pemekaran Bantan menjadi dua
Kecamatan, terserah di mana Ibu Kotanya di Teluk Pambang atau di
Kembung Luar, yang penting rencana ini segera direalisasikan,” sebut Syaifuddin. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *