Ketua IKM Jakarta, Handi Hamzah: Tujuan Kita Membangun Kampung

DUNIA bisnis pelayaran dan kepelabuhanan memang sudah membesarkannya, tapi Handi Hamzah tetap memiliki perhatian besar pada kegiatan sosial kemasyarakatan.

Buktinya, lelaki kelahiran tahun 1974 anak ketujuh dari sepuluh bersaudara dengan orang tua Hamzah bin Jamil ini, kini dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti di Jakarta menjadi Ketua Ikatan Keluarga Meranti Jakarta ( IKMJ).

“IKM Jakarta ini menjadi tempat kita berkumpul dan bersilaturahmi untuk melepas rindu terhadap kampung halaman,” ungkapnya dengan santai menjadi salah satu cirinya.

Sebagai orang kampung dari Pulau Rangsang, tepatnya di Kampung Jepun, tinggal dan mencari rezeki di Jakarta bagi ayah tiga anak ini menjadi berkah tersendiri. Apalagi berbekal prinsip-prinsip hidup yang tertanam sejak kecil atas didikan kuat orang tua, untuk selalu jujur dan menjunjung tinggi-tinggi kepercayaan yang diberikan mengantar kesuksesannya.

“Jadikanlah pekerjaan kita sebagai ibadah kita. Ikhlas karena Allah SWT dan nanti biar Allah SWT yang menilai. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi kepada kita besok ataupun lusa,” demikian petuah yang disampaikannya.

Cerita mantan nakhoda kapal yang pernah mengililingi Indonesia, bahkan sampai di Asia dan meniti kariel pelaut dari jabatan paling terendah diatas  kapal sampai memiliki kapal dan usaha sendiri dengan suatu perjuangan yang luar biasa,  sebelum sampai dan tinggal di Jakarta, semua pekerjaan pernah dilakukan.

Dan memang, dunia laut yang dari kecil membesarkannya inilah rupanya ikut membesarkan ketika tinggal di Jakarta. Bagi pemilik kapal dan usaha perkapalan ini lagi,   pengalaman masa kecil, bersama teman-teman dengan seribu kerenah kehidupan anak pesisir di pulau terluar bersepadan langsung dengan negeri semenanjung Malaysia selalu memberi motivasi untuk selalu ingin berbuat dan pantang menyerah.

“Kite orang pulau nie, dengan beribu kerenah yang ado membuat kita untuk selalu mandiri dan tertepa dengan segala keadaaan,. Oleh sebab itu, kite harus maju” sebutnya.

Sebab menurut pandapatnya, jika anda ingin mutiara selamilah lautan.Tapi jika anda ingin kebahagian tempuhlah penderitaan. Oleh sebab itu,  berdoa, bekerja jujur, berusaha sekuat tenaga semoga sekecil apapun yang kita lakukan  menjadi sesuatu yang sangat berharga dan bermanfaat bagi kita juga orang lain.

Untuk pembangunan kampung halamannya, Kabupaten Kepulauan Meranti ia juga berharap maka menghadapi lajunya  persaingan pembagunan dunia yang maju dan cangih seperti saat ini  maka mari sama-sama singsingkan tangan. “Yang jelas, siapkan mental dan SDM dilingkungan sekeliling kita. Tujuannya agar bisa bersaing di tingkat lokal maupun nasional,” katanya. (FR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *