KPU Pekanbaru Catat ada 738,911 DP4

44938_63464_pilkadaPEKANBARU– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru telah menerima 738,911 Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk Pilwako 2017 mendatang. Kemudian KPU Pekanbaru sudah membicarakan dengan KPU Kampar tentang potensi double memilih.

Demikian disampaikan Ketua KPU Pekanbaru Amiruddin Sijaya kepada wartawan belum lama ini. Ia menegaskan hal tersebut dilakukan untuk menciptakan domokrasi yang jujur dan adil.“Kita sudah dialog dengan KPU Kampar, tentang potensi double memilih. Intinya kita tidak bisa membuat TPS untuk Pekanbaru di Kampar,” sebutnya.

Seperti yang diketahui Pekanbaru dengan Kampar sama-sama melakukan Pilkada serentak. Dua daerah ini berdekatan, sehingga muncul permasalahan sebab ada penduduk Pekanbaru yang KTP nya Kampar. Amiruddin katakan maka masyarakat nantinya akan memilih di TPS yang terdekat.

“Berdasarkan status kependudukan, yang KTP Pekanbaru pilih di Pekanbaru. Pilih di TPS terdekat,” katanya.
Untuk itu Amiruddin berpesan kepada seluruh tokoh masyarakat, agama serta Partai politik untuk bersama-sama mensosialisasikan pentingnya ikut serta Pilwako. Dengan begitu tingkat partisipasi bisa meningkat dan tidak ada yang golput.

“Supaya tidak ada yang kehilangan hak konstitusi dan double memilih, kita minta juga seluruh masyarakat terutama kepada penyelenggara dan partai politik supaya meningkatkan kepercayaan masyarakat agar ikut serta memilih,” katanya.

Sebelumya Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Hotman Sitompul mengatakan, persoalan tapal batas memang harus diperjelas. Pemko Pekanbaru bersama Pemkab Kampar harus meninjau kembali tapal batas, mungkin dengan melibatkan langsung Pemerintah Provinsi Riau, KPU ataupun Panwas Provinsi.”Karna sesuai konsulidasi DPRD Pekanbaru ke Bawaslu pusat beberapa waktu lalu, termasuk dengan KPU pusat, menyerahkan persoalan tapal batas untuk dapat diselesaikan pemerintah daerah setempat,” pungkasnya. (DI)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *