MAYAT BAYI MENGAPUNG Warga Sei Pakning Geger

21-ft sapri Kondisi mayat bayi yang ditemukan di pantai pasar baru Sungai Pakning, ketika berada di ruang UGD Puskesmas Sungai Pakning, MingguSUNGAIPAKNING — Warga Pakning, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis dibikin geger dengan penemuan mayat seorang bayi yang mengapung di tepi Pantai Pasar Baru Sungai Pakning, Minggu (21/2) pukul 10.00 WIB pagi.Bayi malang yang sudah menjadi mayat tersebut, berjenis kelamin laki-laki, pertama kali ditemukan oleh M Yunus alias Pak Ayang (60) Warga RT 2 RW 2 Desa Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu.

“Bayi malang itu saya temukan ketika hendak berbelanja di Pasar Baru, saat melewati los tempat penjualan lauk pauk yang berada di tepi pantai, alangkah terkejutnya saya melihat sosok mayat bayi yang diterjang ombak di bebatuan turap tepi pantai itu,” cerita Ayang.

Melihat pemandangan yang menggenaskan itu, Ayang langsung memanggil orang-orang yang berada di pasar dan juga personil Polsek Bukit Batu untuk mengevakuasi mayat bayi itu.”Seketika itu juga kami angkat mayat bayi bersama warga dan personil Polsek untuk dibawa ke Puskesmas Sungai Pakning,” ujar Ijun warga Gg Nelayan, yang juga tetangga Ayang.

Pantauan di Puskesmas Sungai Pakning terlihat kerumu¬nan orang sudah berdesak-desakan untuk melihat kondisi mayat bayi yang baru saja dievakuasi.
Tampak mayat bayi yang berada di dalam ruangan UGD terbujur kaku dengan kondisi kulit sudah terkelupas terkena air laut. Sementara kepala bayi tersebut sudah kempes.

“Diperkirakan umur bayi ini baru beberapa hari, dan sepertinya baru satu hari dibuang di laut,” ujar salah-seorang perawat Puskesmas Sungai Pakning. Kapolsek Bukit Batu Kompol Sugeng melalui Kanit Reskrim Ipda Rudi dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat bayi tersebut. “Betul ada mayat bayi yang ditemukan warga di tepi pantaipasar baru Sungai Pakning. Saat ini sedang dilakukan evakuasi, mayat bayi sudah dibawa ke Puskesmas Sungai Pakning, untuk selanjutnya warga akan dikebumikan oleh warga di Gg Nelaya Desa Sungai Selari, pelaku belum diketahui dan masih dalam lidik,” tutur Rudi didampingi Panit Buser Bribka Khairul Anwar SH. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *