Mayat Fahmi Dijemput Keluarganya

mayat2BAGANBATU— Muhammad Fahmi adalah nama lengkap dari seorang pria ditemukan tanpa identitas dalam keadaan sakit yang akhirnya menghembuskan nafas dalam perjalanan menuju Puskesmas Bagan Batu, kecamatan Bagan Sinembah, Rabu (14/12) kemarin.

Terungkapnya identitas pria yang diketahui memiliki penyakit Epilepsi ini bermula dari salah satu keluarga korban yang membaca berita di media ini melalui postingan di facebook.

Setelah meyakini bahwa korban adalah teman sekampungnya, keluarga korban langsung menghubungi pihak kepolisian dan Puskesmas Bagan Batu.

” Awalnya saya baca berita di media ini melalui tautan yang dibagikan di facebook, untuk meyakinkan saya langsung menghubungi pihak keluarganya, dan ternyata benar, dia sekampung dengan saya dan dia bernama Fahmi,” jelas Bondjol melalui chatting messenger kepada media, Rabu (14/12) malam.

Selanjutnya Bondjol menjelaskan bahwa pria itu bernama lengkap Muhammad Fahmi dan tinggal di desa Nagori Naga Dolok, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun Pematang Siantar Sumatera Utara. ” Orang tuanya di kampung biasa dipanggil Manto bang,” tambah Bondjol lagi menjelaskan.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Henry Posma Lubis SIK MH melalui Kapolsek Bagan Sinembah AKP Eka Ariandy Putra SH SIK, Kamis (15/12) membenarkannya.

” Iya, subuh tadi pihak keluarganya sudah datang dan telah kita serah terimakan, Jenazah juga sudah dibawa ke kampung halamannya di Siantar Sumatera Utara,” jelas Kapolsek.

Sebelumnya, penemuan korban tersebut berawal pada Rabu (14/12), pihak kepolisian mendapat informasi dari warga bahwa ada seorang pria diduga sedang sakit dalam keadaan duduk tepat di depan salah satu toko di jalan Sudirman Bagan Batu Kota.

Mendapat informasi itu, petugas langsung menuju kelokasi, setelah menemukan pria yang dimaksud, petugas langsung meminta bantuan warga untuk membawa pria itu ke Puskesmas Bagan Batu untuk segera mendapat pertolongan.

Warga setempat menyampaikan bahwa pria itu tiba di Bagan Batu pada Selasa (13/12) malam, dan warga melihat bahwa pria itu turun dari dari truck yang datang dari arah Medan menuju Pekanbaru.

” Sempat juga tadi malam dia (korban, Red) minta makan dan minum di salah satu warung nasi uduk yang ada didekat toko tempat dirinya istirahat. Bahkan dia juga mengatakan bahwa perutnya sedang sakit,” ujar Musa Alfian.

Namun pada pagi tadi kami melihat bahwa pria itu sudah lemah tak berdaya sambil duduk memegangi perutnya. ” Waktu saya ikut mengangkat pria itu masih ada nafasnya satu-satu,” kata Musa lagi.

Sesampainya di Puskesmas, tim medis langsung melakukan pemeriksaan terhadap pria itu, dan ternyata sudah meninggal. Menindaklanjuti hal tersebut petugas kepolisian dan Puskesmas Bagan Batu tidak berhasil menemukan identitas. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *