Nyabu, Ayah dan Anak Dituntut 20 dan 10 Tahun Penjara

terdakwaDUMAI– Perkara penyalahgunaan narkotika jenis sabu atas terdakwa ayah dan anak hampir mencapai tahap air, dimana perkara tersebut kembali dipersidangkan dalam agenda pembacaan tuntutan, Rabu (4/1) di Pengadilan Negeri Dumai.

Pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Hg (Anak) dan Am (ayah) dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Dumai, Agung Nugroho yang menuntut para terdakwa berdasarkan fakta persidangan terbukti terlibat atas keberadaan barang haram tersebut.

“Terdakwa dijerat dengan pasal 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika, masing dituntut 10 dan 20 tahun penjara,” ucap Agung dalam pembacaan tuntutan.

Dimana, sebelumnya perkara tersebut masuk agenda mendengarkan keterangan terdakwa, Senin (21/11) kemarin.

Dalam agenda itu terdakwa Hg (Anak) dan Am (ayah) memberikan keterangan berbelit-belit dimeja hijau. Dimana terdakwa mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui barang haram tersebut berada dalam tas yang dibawanya.

Terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya, hanya termenung mendengarkan tuntutan yang dibacakan oleh JPU Kejari Dumai dihadapan Ketua Hakim, Elvin.

Selanjutnya, persidangan diagendakan pada Kamis (5/1) dalam agenda pledoy dam sekaligus vonis terhadap kedua terdakwa ayah dan anak tersebut. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *