Prestasi Tokcer Atlet Anggar Bengkalis Melanglang ke Filipina, China Hingga Francis 2017 ke Bulgaria dan Jerman

BENGKALIS– Tak salah, kalau Ketua KONI Provinsi Riau, H Emrizal Pakis dalam beberapa kesempatan selalu saja mengelu-elukan prestasi para atlit Anggar Bengkalis. Terlahir dan berlatih di pulau kecil dengan serba keterbatasan, namun mampu bersanding di kancah Internasional.

Pujian yang datang dari mantan pejabat Bengkalis tersebut kembali mengalir, saat Muhammad Zulfikar dan kawan-kawan berhasil meraih medali emas, perak dan perunggu  saat PON XIX di Jabar beberapa waktu lalu.

“Apa tak hebatnya, pemain Kaltim itu pelatihnya didatangkan langsung dari Korea, tempat cabang olahraga elit ini tumbuh dan besar, tapi bisa dikalahkan oleh atlit Bengkalis, yang saban hari latihan dengan sarana ala kadarnya. Kan luar biasa itu,” puji Emrizal beberapa waktu lalu.

Saat PON XIX Jabar, Zulfikar mampu meraih medali emas, Megawati medali perak, M Fatah Prastiyo medali perunggu dan untuk beregu Zulfikar, M Fattah Prasetyo dan Kevin Fadillah kembali meraih perunggu.

Sukses meraih prestasi saat PON XIX di Jabar beberapa waktu lalu adalah satu diantara sederet prestasi lainnya yang diraih atlit Anggar Bengkalis. Masih di tahun yang sama, atlit Anggar Bengkalis mewakili Indonesia berada di rangking 27 dunia, saat mengikuti kejuaraan dunia di Francis.

Tidak hanya itu, M Fattah dan Megawati juga terpilih mewakili Indonesia untuk mengikuti kejuaraan Anggar tingkat Asia di Wukshu China, sayangnya kedua atlit kebanggaan Bengkalis tersebut gagal meraih prestasi. Di tahun yang sama, M Fattah dan Muhammad Fajri, kembali terpilih untuk mewakili Indonesia pada kejuaraan Anggar Asia Tenggara di Filipina.

“Dan tahun 2017 mendatang, M Fattah Prasetyo sudah didaftarkan oleh PB IKASI, untuk mengikuti Training Kamp di Bulgaria. Training Kamp ini dalam rangka persiapan untuk mengikuti kejuaraan dunia di Jerman. M Fattah akan ikut di kelompok Senior,” ujar Ketua Pengkab Ikasi Bengkalis sekaligus pelatih,” Haryanto baru-baru ini.

Dijelaskan, selama mengikui Training kamp di Bulgaria, seluruh biaya akan ditanggung oleh Federasi Anggar Internasional. Sedangkan untuk mengikuti kejuaraan dunia di Jerman menggunakan biaya sendiri.

“Kita belum dapat kepastian, apakah nanti PB Ikasi akan menanggungnya atau tidak. Terlepas dari itu, insyaallah kami akan memberanikan diri memberangkatkan M Fatah. Dan kami tentunya mohon petunjuk dan dukungan dari Ketua KONI Kabupaten Bengkalis,” ujar Harianto lagi.

Sebagai informasi kata ASN Dinas Kebudayaan Pariwista Pemuda dan Olahraga ini, dua atlit Bengkalis, Megawati dan M Fatah Prastiyo, lulus seleksi untuk mengikuti Platnas tahun 2017.

Terpisah, Ketua KONI Bengkalis, Syaukani mengaku bangga atas perstasi yang diraih atlet Anggar Kabupaten Bengkalis. Apresisi yang disampaikan Ketua KON Riau, harus dijadikan penyemangat oleh atlet-atlet Anggar dan atlet lainnya di Kabupaten Bengkalis.

“Sebuah prestasi yang membanggakan. Harapan kita tentunya prestasi serupa juga diukir oleh atlet-atlet lain di Bengkalis,” ujar Syaukani. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *