Sabtu, PWI Dumai Gelar Festival Layang-Layang

Locals and foreign tourists fly kites along Kuta beach in Denpasar, on Bali island, 17 September 2006. Various kite designs filled the blue skies over Denpasar with an array of colours as a part of the Kuta Carnival, which was organized to allure more tourists in the resort island. A triple suicide bombing on the island in October 2005 drastically hit the tourism industry, the resort island's main economic engine. The attacks by Islamic extremists killed 20 bystanders in the blast, just as the island was still recovering from the nightclub blasts in 2002 that killed 202 people.    AFP PHOTO/Jewel SAMAD (Photo credit should read JEWEL SAMAD/AFP/Getty Images)
Locals and foreign tourists fly kites along Kuta beach in Denpasar, on Bali island, 17 September 2006. Various kite designs filled the blue skies over Denpasar with an array of colours as a part of the Kuta Carnival, which was organized to allure more tourists in the resort island. A triple suicide bombing on the island in October 2005 drastically hit the tourism industry, the resort island’s main economic engine. The attacks by Islamic extremists killed 20 bystanders in the blast, just as the island was still recovering from the nightclub blasts in 2002 that killed 202 people. AFP PHOTO/Jewel SAMAD
(Photo credit should read JEWEL SAMAD/AFP/Getty Images)

DUMAI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai bekerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Dumai akan menggelar Dumai Kite Festival 2016 yaitu Festival Layang-layang Waw Tradisional pada Sabtu (21/5) dilapangan Ro-Ro Purnama Kecamatan Dumai Barat.‎

Dumai Kite Festival 2016 dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2016 dan Hari Jadi Kota Dumai ke-17. Festival layang-layang diikuti ratusan peserta dengan layang-layang waw tradisional dengan panjang bentangan minimal satu meter, layangan tesebut akan dibentuk dan dihias beragam corak budaya khas Melayu.

Demikian disampaikan Ketua PWI Kota Dumai, Kambali didampingi Ketua Pelaksana Dumai Kite Festival 2016 Kaharuddin, Minggu (15/5)

Tambahnya, Festival layang-layang akan dibuka langsung walikota Dumai, Drs. H. Zulkifli AS, M.Si didampingi GM Pelindo I Cabang Dumai, M. Junaidi sekitar Pukul 09.00 WIB dilapangan Ro-Ro.

Festival layang-layang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya alias gratis. Ini sebagai salah satu langkah PWI Kota Dumai mengajak masyarakat agar kembali bisa menggali permainan tradisional yang di dalamnya sarat dengan makna filosofis.

Untuk penilaian, akan ada empat kategori yang akan dilombakan. Pertama adalah kategori tegak tali, kedua bunyi (dengung), ketiga lenggok dan yang keempat motif. Penilaian dilakukan dewan juri dari Sanggar Layang Purnama, melalui penilaian itu akan kita pilih Juara I, Juara II, Juara III, Harapan I, Harapan II dan Harapan III.

“Para juara akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan jutaan rupiah, piala dan sertifikat.” Sebut Kaharuddin

Terakhir Kaharuddin berharap kegiatan Festival layang-layang mendapat dukungan dari semua pihak terutama Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kota Dumai dalam rangka melestarikan permainan tradisional yang ada di Riau dan Dumai khususnya. Pungkasnya. (Rls/*FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *