TARGET Rp33 MILIAR, Dispenda Data Ulang 7 Pajak Potensial

PBBDUMAI–Pemerintah Kota melalui Dinas Pendapatan Daerah ( Dispenda) Dumai menegaskan sektor pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB) merupakan penyumbang terbesar dan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ).

Bayangkan saja, setiap tahun target PBB meningkat terus menerus yakni capai Rp33 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya Rp29 miliar. Hal itu disampaikan Kepala Dispenda, H Hendra Usman ketika dikonfirmasi Dumai Pos.

Dari 10 jenis sektor pajak yang dikelola Dispenda seperti Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),  pajak restoran, Reklame, Hiburan, Air, penerangan jalan, Pajak Hotel dan lainnya, PBB sektor pajak tertinggi penyumbang capai Rp 33 Milyar. Bila ditotalkan target PAD Dispenda dari 10 Jenis Sektor Pajak yang dikelola capai Rp71 miliar lebih.

Untuk mencapai target yang ditentukan, saat ini dispenda tengah sibuk melakukan pendataan ulang data Wajib Pajak ( WP) seperti Wajib Pajak Potensial seperti PBB Perusahaan. Kata Hendra, masih banyak data PBB dikawasan perusahaan yang belum terdata semua, sebab perusahaan dianggap tidak memberi data yang akurat. Maka itu untuk pendataan ulang, petugas kita langsung turun kelapangan mengecek serta mengukur potensial PBB seperti perusahaan dikawasan Pelindo, PT Wilmar,serta perusahaan lainnya.

Disamping perusahaan data WP PBB lainnya juga didata ulang, setakat ini WP kita sudah mencapai 70 Ribu. Diharapkan, upaya tersebut dapat meningkatkan potensi Pad Dumai. Mengingat kita belum dapat menggali objek pajak lain. (*/FR)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *