Wawako Lihat Langsung Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomis

PADANG – Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi Ssi meninjau pembuatan Pupuk Organik Kompos di Bank Sampah Enviro Universitas Andalas Padang. Tindaklanjut dari tinjauan tersebut pun, Ia berjanji akan menerapkkannya untuk di Kota Pekanbaru.

“Bank Sampah Enviro di Kampus Universitas Andalas Padang ini sangat baik, mendaur ulang sampah menjadi tabungan yang bernilai ekonomis. “katanya saat melakukan kunjungan di Bank Sampah Usai Menghadiri Konfrensi City Sanitation Summit ke XV dan Rapat Kerja Nasional Rakernas Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi di Hotel Grand Inna Muara, Kamis (19/11) lalu.

Mengingat sampah organic di pekanbaru cukup banyak Menurut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi perlu di upayakan membuat Bank Sampah agar sampah yang terbuang secara percuma dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat bernilai ekonomis.

“Memang saat ini di Pekanbaru sudah ada yang berkereasi membuat Bank Sampah ini, Namun jika di bandingkan dengan volume sampah Kota Pekanbaru sangat tidak seimbang, Nanti kita akan koordinasi kepada kecamatan dan lurah untuk mensosialisasikan ini, “katanya menambahkan.

Untuk diketahui, Bank Sampah Enviro Andalas di kampus Universitas Andalas (Unand) Padang ini didirikan pada tanggal 24 Desember 2015 saat ini telah memproduksi beberapa merk pupuk, baik itu pukul bahan baku organik maupun non organik.

Sementara untuk bahan bakunya, penggelola hanya memanfaatkan sampah disekitara kampus Unand Padang. Ada 1700 nasabah yang terdiri dari Dosen, Karyawan, Mahasiswa dan para Pedagang yang ada dilingkungan kampus yang memanfaakan hasil olahan sampah tersebut.

Untuk Pupuk Kompos Organik yang siap jual pengelolan menjual dengan harga yang relative murah yakni 20.000 rupiah perkarung. Rata-rata satu karung beratnya 10 kg. (*1/dw)

Bagikan Artikel :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *